Wednesday, April 30, 2014

Singgang Ayam


Singgang ayam..sepintas seperti nama masakan Padang atau luar Jawa dari mana gitu ya teman2..aku juga kurang tau pasti. Tapi yag jelas singgang ayam yang aku masak ini inspirasinya masih dari masakan favorit Sultan Yogya HB IX. Salah satu masakan favorit beliau adalah singgang ayam ini..di sajikan bersama lontong. Tapi ya sangat mungkin jika menu ini juga terinspirasi dari menu luar Jawa..karena memang Sultan HB IX , beliau juga terkenal suka memasak dan mencoba2 aneka masakan..bukan hanya masakan Jawa saja..tapi juga dari luar. Bahkan beberapa menu khas Keraton Yogya..juga terinspirasi dari menu luar negeri misal..salad dan steak. Singgang ayam ini versi Keraton Yogya..biasa di sajikan dengan cara di gapit atau di tusukin pakai tusukan sate. Ayam di masak dulu dengan rempah2 dan santan, baru kemudian di panggang. Aku buat singgang ayam khas Yogya ini nyontek resepnya dari sini , dari web resmi tentang Keraton Yogya yang menceritakan menu2 favorit Sultan HB IX. Bumbu dasar sama dengan resep aslinya, tapi jumlah / takarannya aku sesuaikan seleraku..seperti biasa. 

Menu singgang ayam ini juga jadi menu andalan di beberapa resto di sekitar Keraton seperti Bale Raos dan Gadri resto. Nah..daripada jauh2 ke Yogya..yukk bikin sendiri teman2 di rumah. Cuma kemaren aku pakai lontong makannya kok malah kurang suka ya..menurutku kurang cocok..lebih enak pakai nasi hangat plus sambal..hihi. Silahkan di sesuaikan selera saja ya teman2..mau pake lontong boleh..atau mau pakai nasi kayak aku..silahkan. Selamat mencoba ya..^^

Singgang Ayam Khas Keraton Yogya

Bahan :
Setengah bagian ayam pejantan ukuran besar, potong jadi dua atau tiga bagian ( kalau mau di tusuk kayak sate, potong dadu kecil2 dagingnya )
2 lembar daun salam
2 cm lengkuas, memarkan
1 batang serai, memarkan
2 lembar daun jeruk purut
Santan kental 600 ml
Kaldu ayam bubuk 1 sendok teh ( tambahanku sendiri )
Garam secukupnya
Gula merah 1/2 sendok makan ( tambahanku sendiri )

Bumbu halus :
6 siung bawang merah
2 butir bawang putih
4 butir kemiri
3 buah cabai merah
2 cm jahe

Cara membuat :
Tumis bumbu halus hingga harum, masukkan ayam, bumbu2 lain serta santan. Ungkep dengan api kecil hingga ayam empuk dan kuah habis dan mengental bumbu2nya. Bakar ayam sambil di oles sisa bumbu. Sajikan dengan lontong atau nasi.
 

6 comments :

  1. jadi tau masakan kesukaan sultannih aku mbak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mak..yukk di coba...enak lho..:)

      Delete
  2. Mbk di.. kalo mbakarnya dipanggang pake teflon aja gmn ya mbk, soalnya ga punya alat untuk mbakarnya mbk.. mksh blsn nya mbk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa banget mba..aku yo kadang gitu kok..:)

      Delete
  3. Betul mbak DD, ayam singgang itu asalnya dari Sumater Barat. Saya belum nyoba resep singgang ayam-nya mbak DD. Tapi kalo saya perhatikan, kayanya ini adalah "versi jawa" dari ayam singgang Sumatera Barat.
    Kalo mbak DD mau nyoba versi orisinilnya cukup tambahkan daun kunyit 1 lembar, kunyit 1 cm dan asam kandis (menggantikan asam jawa). Asam kandis ini musti diangkat sesudah masakan matang, kalo ndak nanti masakannya jadi kecut banget.
    Monggo dicoba. Nanti masakan mbak DD pasti jadi semangkin "Padang" :) :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Mas..iya makasih banyak ya adivicenya..ya..:)
      Iya. nich ini versi Jawa yach..hihi..kan aku terinspirasinya dari masakan kegemaran Sultan Yogya..tapi kapan2 perlu di coba ncih versi Padangnya..kebetulan suami suka masakan Padang..:)

      Delete