Hemm hujan-hujan...kok pengen makan sambel di temani nasi hangat yang ngepul...:D Tapi karena sedari pagi hujan, belum sempat belanja ke pasar, akhirnya mengandalkan budhe sayur aja. Pengennya sich nyambel sama ikan asin goreng gitu..enak pastinya. Sayangnya di budhe ayur hanya ada teri Medan. Ya okelah di campur saja ke dalam sambalnya, campurin pete juga, jadilah sambal pete..hihi. Walau aku bukan penggemar pete, kalau cuma untuk bumbu sambal aja masih oke, tapi tetep di sisihin, nggak di makan.

Musim hujan seperti ini, salah satu cemilan favorit pastinya gorengan ya teman-teman. Di pinggir jalan banyak yang jual gorengan, tapi alangkah lebih baik jika membuat sendiri di rumah. Lebih enak..lebih sehat dan lebih bersih serta ekonomis tentunya. Beragam menu gorengan sudah banyak di web aku ini. Silahkan teman-teman  pilih mana yang menjadi favorit ya..di search aja di kolom search pojok kanan atas.

Misoa...adalah salah satu bahan makanan yang aku kenal sejak pindah ke Semarang. Kalau di Yogya sich jarang kami mengolah misoa. Mungkin karena di Semarang memang kental budaya Tionghoa juga, jadi di sini ada satu olahan misoa yang cukup banyak di kenal. Mungkin karena pembauran budaya, terciptalah menu Misoa Goreng. Jadi alih-alih di olah jadi menu Chinese, misoa ini di Semarang malah sering di olah menjadi kudapan ala Jawa..yaitu misoa goreng. Misoa goreng ini di campur sayuran seperti wortel, daging ayam, daun bawang, aneka bumbu dan di masak, di cetak, lalu di goreng. Olahan misoa goreng di Semarang bisa di temui di mana-mana. Di pasar, di penjual jajanan, hingga kelas bakery, banyak menjual misoa goreng, baik versi di bungkus adonan telur atau di celup adonan tepung. Semuanya enak..semuanya aku suka..hihi. Di makan pakai cabe rawit..enak banget Misoa goreng ini. Resep Misoa goreng sudah pernah aku posting di SINI.


Atau jika di masak pun, di Semarang sini lebih banyak jadi olahan misoa ayam kuah yang bertoping ayam bumbu kecap dan telur pindang..hihi. Jowo banget kan ya. Menu Misoa kuah ini bisa di jumpai di sekitar Simpang Lima Semarang, banyak warung tenda yang jual Misoa kuah ayam seperti ini.
Tapi..kadang-kadang jadi penasaran pengen lebih mengulik variasi menu misoa ini. Yang umum jika di buat masakan, biasanya di buat  sup untuk balita, orang tua, dll. Memang misoa ini tekturenya lembut sekali. Lebih lembut daripada mie biasa. Makanya sangat cocok untuk menu anak-anak dan orang tua.  Mengapa misoa bisa lebih lembut..itulah yang aku masih panasaran. Kalau secara tradisional, proses pembuatannya sich katanya di pilin-pilin dan di tarik hingga menjadi mie yang panjang dan kecil seukuran lebih besar sedikit dari benang. Tapi, kalau sekarang sich kebanyakan buatan pabrik ya misoa itu. Dari yang aku baca lagi, misoa ini di anggap lebih tinggi nilainya di banding mie biasa, maka sering di jadika menu spesial di acara ulang tahun warga keturunan atau di jadikan hadiah  untuk kerabat.


Menu makan malam kami, Gadon daging. Mudah..cepat dan sehat..karena di kukus aja, tanpa minyak. Rasa gurihnya  soft,..jadi cocok buat anak-anak atau orang dewasa yang nggak suka pedas. Kalau buat aku..tetep..paling enak di makan pakai sambel bawang..hihi. Dasar pemakan cabe..nggak bisa sehari tanpa cabe gitu. Gadon dagingnya, di buat dadakn tadi mangrib, waktu makan malam udah mateng anget-anget. Motretnya juga cepetan aja sebelum makan..jadi seadanya fotonya dech...:D

Bagian daging yang cocok di cincang itu contohnya bagian lulur, lebih mudah mencincangnya. Pastikan daging segar ya teman-teman, jika mau di masak olahan daging cincang seperti ini, agar tidak amis. Oh ya..lauk gadon daging ini, bisa di modifikasi jadi pedas kali ya..dengan menambahakan cabai rawit utuh..aku kira akan lebih mantap buat penyuka pedas.

Jika masih ada sisa gadon daging, jangan di buang. Paginya bisa di pakai buat menu olahan lain, misal untuk isian arem-arem, atau lemper, enak juga. Oke dech, langsung aja aku kasih resepnya ya...jam segini kok udah mengantuk..padahal masih banyak kerjaan..huhu. Baiklah..lebih baik istirahat dulu. Oke..selamat beristirahat juga ya buat teman-teman semua...:)

Gadon Daging

Bahan :
250 gram daging sapi, cincang
3 lembar daun salam, potong-potong
50 ml santan kental
1 butir telur
1/2 sendok teh kaldu sapi
1/2 sendok teh garam ( sesuai selera )
1 sendok teh gula pasir ( sesuai selera )

Bumbu halus :
4 butir bawang merah 
2 siung bawnag putih
3 butir kemiri
1/2 sendok teh ketumbar
1/4 sendok teh merica butiran

Cara Membuat:
Campur semua bahan, aduk rata
Sendokkan adonan secukupnya ke daun pisang, bentuk tum
Lakukan hingga adonan habis
Kukus 30 menit hingga matang
Sajikan



Cireng..aci di goreng..sudah pasti sering dengar dan sering makan ya teman-teman. Dulu banget..waktu baru pertama dengar cireng itu, nggak pernah ada niatan nyoba..apalagi suka. Aku pikir,.apa ya enak, cuma aci aja di goreng. Tapi, begitu mencoba sekali..jadi suka banget..hihi. Sejak itu  berbagai olahan aci polosan, aku suka semua..dari tahu aci, olos, cimol, cilok, cireng, dll. Ternyata dari proses dan bahan sederhana, tapi bisa menghasilkan kudapan yang enak sekali.


Kalau belanja di pasar, aku suka keliling ke beberapa penjual ayam..mengintip siapa tahu ada yang punya ceker ayam kampung, atau ati ayam kampung. Biasanya..ada pembeli yang nggak mau bagian-bagian ayam kampung itu, jadi sama penjualnya di jual terpisah. Nah..itulah yang aku beli..hihi. Soalnya..kalau beli ayam kampung utuh kan cuma dapat dua ceker. Kalau ngumpulin dari beberapa penjual, bisa dapat lumayan dech. Jadi bisa buat kaldu, buat sop, atau di garang asem ceker..lebih manteb..kalau pakai ceker ayam kampung.

Kemaren waktu dapat ayam kampung, langsung kepikiran buat menu sop ceker sama sayuran. cocok di makan di musim hujan seperti ini. Rasanya segar, dan berkhasiat kaldunya tentu saja untuk daya tahan tubuh. Yang pasti bergizi juga buat anak-anak. Untuk membuat sop ceker yang nggak amis, kita harus buat kaldu beningnya dulu. Kalau langsung cemplung dan di masak bersama sayuran, nanti akan agak amis kuah sopnya. cara membuat kaldu beningnya, mudah kok, hanya butuh sedikit kesabaran menunggu kaldunya jadi bening.

Jadi pertama kita buat kaldu, waktu di panaskan, mungkin akan kelihatan keruh terlebih dahulu air rebusannya. Nggak apa-apa, panaskan aja terus dengan api kecil sekali, nanti lama kelamaan akan menjadi bening kaldunya. Nah..kaldu bening inilah yang enak untuk di jadikan sop, kuah bakso, soto, dll. Lebih sipp lagi jika kaldunya dari ayam kampung. Rasanya akan gurih sekali. Coba saja buat bubur ayam pakai kaldu bening ini, rasanya sangat gurih, walau tanpa penyedap. Aroma ayam dan rasa gurihnya semakin menonjol ketika kita tambahkan sedikit garam di buburnya.

Oke, kali ini kaldu beningnya aku buat sop dulu ya teman-teman, ini dia resepnya..:)
Sop Ceker

Bahan :
1/2 kg ceker ayam
1 buah wortel, potong kotak
2 buah kentang, potong kotak
1500 ml air
1 batang daun sledri
3 cm jahe, kupas, memarkan
1/4 buah pala, biarkan utuh
1 cm kayu manis batangan, biarkan utuh
1 sendok teh kaldu ayam bubuk
Garam secukupnya
Gula Pasir 1 sendok teh
4 buah bawang putih, geprek sampai bawang remuk, 1/4 bawang bombay, iris panjang
1/4 sendok teh merica butiran, haluskan
1 sendok makan bawang goreng
Cara Memasak :
Rebus ceker ayam dan air dengan api kecil..sampai keluar kaldu beningnya. Buang bagian lemak yang mengapung di atas kaldu. ( Tips membuat kaldu bening yang enak..klik di sini )
Tumis bawang putih dan merica hingga harum, masukan ke rebusan kaldu, wortel, kentang dan bumbu-bumbu lain. Rebus kembali hingga ceker ayam dan sayuran empuk dan bumbu meresap. Taburi sledri dan bawang goreng, sajikan hangat dengan sambal dan kecap manis jika suka.






Wah..udah sore..baru sempat posting. Baru selesai mengurai tugas dan pekerjaan yang tertunda selama liburan. Biasa, habis liburan..pengiriman orderan jadi menumpuk. Tapi tetap harus semangat bekerja dan berkarya. Di tahun Monyet ini..harus cepat dan bekerja keras lho katanya..jika mau sukses...tadi sekilas melihat perbincangan para ahli tentang tentang tahun ini di tivi. Tapi perasaan dari dulu ya harus begitu ya jika mau berhasil dalam apapun..hihi.


Happy long weekend teman-teman. Ngucapinnya telat..hihi. Soale dua hari sibuk bingits..mengurus 3 krucil di rumah. Yeay..akhirnya bisa merasakan punya 3 anak di rumah..hihi. Wah..seru banget memang ya..2 hari nggak ada capek-capeknya anak-anak. Dari Sabtu ada 2 sahabat Yodha di sekolah nginap di rumah. Harusnya ada tiga, tapi yang satu gak jadi datang. Jadi liburan dua hari full sama teman-teman di rumah..wah..heboh dan seru. Jadi liburan seru buat anak-anak, kadang nggak perlu jauh dan mahal ya teman-teman, karena berkumpul dan bermain bersama teman aja udah menyenagkan buat mereka.

Kemaren ada Mas paket ketok-ketok pagar..perasaan nggak belanja online apa-apa..kok ada paket. Ternyata ada kiriman dari mba Indah di Muntilan..isinya cobek imut Hello Kitty dan cobek pakai tutup. Wah.."I'm lucky & happy girl ! "..hihi. Dapat cobek senengnya. Mba Indah itu punya usaha pembuatan cobek di Muntilan..tau kan pusatnya cobek batu..asli dari Gunung merapi batunya teman-teman. Makasih mba Indah, nanti kalau aku ke Yogya, tak mampir ke tokonya ya..di Muntilan.



Di web ku ini sudah sering banget mengulas tepung kremes yang aku jual..tapi ya masih banyak juga teman yang nanya gimana cara membuat kremes yang baik..yang bisa di gulung, yang nggak berminyak, dll. Sebenernya tips hingga step by step udah komplet sich aku tulis, cuma memang mau buat videonya yang nggak klakon terus..karena masih belum ada waktu syuting..hahah..*artis kali..syuting..LOL..! Maksudnya tuch yang nge shoot yang nggak ada waktu..huhu. Kalau pakai tripod sudah pasti kurang fokus dan terlalu lama durasinya..hihi.


Okeh..ini aku kasih contoh lagi olahan kremes selain buat ayam, tempe, udang, dll ya teman-teman..yaitu sosis. Nich untuk contoh teman-teman yang mau usaha kremesan, pakai sosis yang murah meriah aja aku buatnya..yang beli di tukang sayur, 3  biji 3 ribu itu..hihi. Tetep menggoda kan sosis kremesnya ? Jadi..kuncinya menggulung kremesan di sosisnya ketika kremesan masih setengah kering, itu daya lengketnya masih kuat. Jadi setelah adonan kremes di tuang di wajan, di minyak yang panas, kan akan langsung mengembang, nah..setelah kelihatan sarang kremesannya, kumpulkan ke tengah biar menyatu. Celup sosis ke adonan kremesan sebagai perekat, Letakkan di pinggiran kremesan yang sudah setengah matang, gulung, lalu padatkan. Sudah..jadi dech, tinggal di goreng sebentar hingga kering. Cepat kok gorengnya, nggak pakai lama lho...:D


Jika membuat sosis kremes ini pilih kremes, pastikan sosisnya sudah di *thawing atau di biarkan suhu ruang ya teman-teman, karena menggoreng kremesannya itu nggak lama. Jika masih beku, takutnya nggak matang sempurna sosisnya. Walau sebenernya sosois udah matang sich ya..hihi. Sosis kremes ini, bisa jadi lauk atau bisa di jadikan cemilan, karena tepung kremes yang aku jual itu nggak asin banget, dan cocok buat anak-anak. Tapi buat orang dewasa yang suka asin, ya tinggal tambah garam lagi sendiri. Kalau bumbu rempahnya udah komplet, jadi tinggal tambah air dan telur aja..siap di goreng dech kremesannya. 

Ini aku bahas lagi beberapa masalah yang sering di tanyakan teman-teman ketika menggoreng kremes ya :

Kremes nggak mengembang / menggumpal ketika di goreng : Itu karena mungkin minyak kurang panas, adonan sudah masuk. Ingat ya..adonan kremesan itu adonan cair dan encer, jadi jika minyak belum panas, maka nggak akan ngembang dech.

Kremesan rontok ketika di gulung : Itu karena telat menggulungnya. jadi gulung kremesan ketika setengah kering. Jika sudah terlanjur kering ya nggak akan nempel ke bahan yang di kremes.

Kremesan terlalu ngeprul : Hasil kremesan dari tepung kremes yang aku jual itu empuk renyah krememes, jika  mau lebih keras kriuknya, pakai telur utuh yang di kocok, tapi sedikit saja.

Kremesan berminyak : Minyak belum panas, adonan sudah masuk, bisa menyebabkan kremesan berminyak. Saring kremesan dengan serok berlubang dan biarkan kelebihan minyak mengalir, tiriskan di tisue dapur, ya begitu aja sich standart mengurangi minyak pada gorengan.

Minyak kotor kalau menggoreng kremesan karena remah-remah : Ya gampang tho..tinggal di saring aja pakai serok berlubang halus..hihi. Tapi kalau menggorengnya benar, nggak akan banyak remah-remahnya sich sebenernya.

Oke..kira-kira begitu dech seputar pertanyaan tehnik menggoreng kremesan yang sering di tanyakan teman-teman..semoga bermanfaat tipsnya ya..:)

Mau pesan TEPUNG KREMES nya ?..sms atau wa aja ya..ke 089654712500.




Lontong Cap Gomeh, aku mengenal menu ini sejak menikah dan tinggal di Semarang. Dulu aku kira nich menu salah satu resto jadul yang dulu sama mantan pacar ( baca papinya yodha..:D )..aku sering di ajak makan di sana. Setelah sekian lama tinggal di Semarang taulah aku bahwa menu ini merupakan menu khas perayaan Imlek di sini. Dari yang aku baca sich, menu Lontong cap Gomeh ini adalah menu adaptasi dari menu Ketupat Opor ala Jawa yang biasa di sajikan pada Bodo Kupatan di Semarang.