Menu makan malam kami, Gadon daging. Mudah..cepat dan sehat..karena di kukus aja, tanpa minyak. Rasa gurihnya  soft,..jadi cocok buat anak-anak atau orang dewasa yang nggak suka pedas. Kalau buat aku..tetep..paling enak di makan pakai sambel bawang..hihi. Dasar pemakan cabe..nggak bisa sehari tanpa cabe gitu. Gadon dagingnya, di buat dadakn tadi mangrib, waktu makan malam udah mateng anget-anget. Motretnya juga cepetan aja sebelum makan..jadi seadanya fotonya dech...:D

Bagian daging yang cocok di cincang itu contohnya bagian lulur, lebih mudah mencincangnya. Pastikan daging segar ya teman-teman, jika mau di masak olahan daging cincang seperti ini, agar tidak amis. Oh ya..lauk gadon daging ini, bisa di modifikasi jadi pedas kali ya..dengan menambahakan cabai rawit utuh..aku kira akan lebih mantap buat penyuka pedas.

Jika masih ada sisa gadon daging, jangan di buang. Paginya bisa di pakai buat menu olahan lain, misal untuk isian arem-arem, atau lemper, enak juga. Oke dech, langsung aja aku kasih resepnya ya...jam segini kok udah mengantuk..padahal masih banyak kerjaan..huhu. Baiklah..lebih baik istirahat dulu. Oke..selamat beristirahat juga ya buat teman-teman semua...:)

Gadon Daging

Bahan :
250 gram daging sapi, cincang
3 lembar daun salam, potong-potong
50 ml santan kental
1 butir telur
1/2 sendok teh kaldu sapi
1/2 sendok teh garam ( sesuai selera )
1 sendok teh gula pasir ( sesuai selera )

Bumbu halus :
4 butir bawang merah 
2 siung bawnag putih
3 butir kemiri
1/2 sendok teh ketumbar
1/4 sendok teh merica butiran

Cara Membuat:
Campur semua bahan, aduk rata
Sendokkan adonan secukupnya ke daun pisang, bentuk tum
Lakukan hingga adonan habis
Kukus 30 menit hingga matang
Sajikan



Cireng..aci di goreng..sudah pasti sering dengar dan sering makan ya teman-teman. Dulu banget..waktu baru pertama dengar cireng itu, nggak pernah ada niatan nyoba..apalagi suka. Aku pikir,.apa ya enak, cuma aci aja di goreng. Tapi, begitu mencoba sekali..jadi suka banget..hihi. Sejak itu  berbagai olahan aci polosan, aku suka semua..dari tahu aci, olos, cimol, cilok, cireng, dll. Ternyata dari proses dan bahan sederhana, tapi bisa menghasilkan kudapan yang enak sekali.


Kalau belanja di pasar, aku suka keliling ke beberapa penjual ayam..mengintip siapa tahu ada yang punya ceker ayam kampung, atau ati ayam kampung. Biasanya..ada pembeli yang nggak mau bagian-bagian ayam kampung itu, jadi sama penjualnya di jual terpisah. Nah..itulah yang aku beli..hihi. Soalnya..kalau beli ayam kampung utuh kan cuma dapat dua ceker. Kalau ngumpulin dari beberapa penjual, bisa dapat lumayan dech. Jadi bisa buat kaldu, buat sop, atau di garang asem ceker..lebih manteb..kalau pakai ceker ayam kampung.

Kemaren waktu dapat ayam kampung, langsung kepikiran buat menu sop ceker sama sayuran. cocok di makan di musim hujan seperti ini. Rasanya segar, dan berkhasiat kaldunya tentu saja untuk daya tahan tubuh. Yang pasti bergizi juga buat anak-anak. Untuk membuat sop ceker yang nggak amis, kita harus buat kaldu beningnya dulu. Kalau langsung cemplung dan di masak bersama sayuran, nanti akan agak amis kuah sopnya. cara membuat kaldu beningnya, mudah kok, hanya butuh sedikit kesabaran menunggu kaldunya jadi bening.

Jadi pertama kita buat kaldu, waktu di panaskan, mungkin akan kelihatan keruh terlebih dahulu air rebusannya. Nggak apa-apa, panaskan aja terus dengan api kecil sekali, nanti lama kelamaan akan menjadi bening kaldunya. Nah..kaldu bening inilah yang enak untuk di jadikan sop, kuah bakso, soto, dll. Lebih sipp lagi jika kaldunya dari ayam kampung. Rasanya akan gurih sekali. Coba saja buat bubur ayam pakai kaldu bening ini, rasanya sangat gurih, walau tanpa penyedap. Aroma ayam dan rasa gurihnya semakin menonjol ketika kita tambahkan sedikit garam di buburnya.

Oke, kali ini kaldu beningnya aku buat sop dulu ya teman-teman, ini dia resepnya..:)
Sop Ceker

Bahan :
1/2 kg ceker ayam
1 buah wortel, potong kotak
2 buah kentang, potong kotak
1500 ml air
1 batang daun sledri
3 cm jahe, kupas, memarkan
1/4 buah pala, biarkan utuh
1 cm kayu manis batangan, biarkan utuh
1 sendok teh kaldu ayam bubuk
Garam secukupnya
Gula Pasir 1 sendok teh
4 buah bawang putih, geprek sampai bawang remuk, 1/4 bawang bombay, iris panjang
1/4 sendok teh merica butiran, haluskan
1 sendok makan bawang goreng
Cara Memasak :
Rebus ceker ayam dan air dengan api kecil..sampai keluar kaldu beningnya. Buang bagian lemak yang mengapung di atas kaldu. ( Tips membuat kaldu bening yang enak..klik di sini )
Tumis bawang putih dan merica hingga harum, masukan ke rebusan kaldu, wortel, kentang dan bumbu-bumbu lain. Rebus kembali hingga ceker ayam dan sayuran empuk dan bumbu meresap. Taburi sledri dan bawang goreng, sajikan hangat dengan sambal dan kecap manis jika suka.






Wah..udah sore..baru sempat posting. Baru selesai mengurai tugas dan pekerjaan yang tertunda selama liburan. Biasa, habis liburan..pengiriman orderan jadi menumpuk. Tapi tetap harus semangat bekerja dan berkarya. Di tahun Monyet ini..harus cepat dan bekerja keras lho katanya..jika mau sukses...tadi sekilas melihat perbincangan para ahli tentang tentang tahun ini di tivi. Tapi perasaan dari dulu ya harus begitu ya jika mau berhasil dalam apapun..hihi.


Happy long weekend teman-teman. Ngucapinnya telat..hihi. Soale dua hari sibuk bingits..mengurus 3 krucil di rumah. Yeay..akhirnya bisa merasakan punya 3 anak di rumah..hihi. Wah..seru banget memang ya..2 hari nggak ada capek-capeknya anak-anak. Dari Sabtu ada 2 sahabat Yodha di sekolah nginap di rumah. Harusnya ada tiga, tapi yang satu gak jadi datang. Jadi liburan dua hari full sama teman-teman di rumah..wah..heboh dan seru. Jadi liburan seru buat anak-anak, kadang nggak perlu jauh dan mahal ya teman-teman, karena berkumpul dan bermain bersama teman aja udah menyenagkan buat mereka.

Kemaren ada Mas paket ketok-ketok pagar..perasaan nggak belanja online apa-apa..kok ada paket. Ternyata ada kiriman dari mba Indah di Muntilan..isinya cobek imut Hello Kitty dan cobek pakai tutup. Wah.."I'm lucky & happy girl ! "..hihi. Dapat cobek senengnya. Mba Indah itu punya usaha pembuatan cobek di Muntilan..tau kan pusatnya cobek batu..asli dari Gunung merapi batunya teman-teman. Makasih mba Indah, nanti kalau aku ke Yogya, tak mampir ke tokonya ya..di Muntilan.



Di web ku ini sudah sering banget mengulas tepung kremes yang aku jual..tapi ya masih banyak juga teman yang nanya gimana cara membuat kremes yang baik..yang bisa di gulung, yang nggak berminyak, dll. Sebenernya tips hingga step by step udah komplet sich aku tulis, cuma memang mau buat videonya yang nggak klakon terus..karena masih belum ada waktu syuting..hahah..*artis kali..syuting..LOL..! Maksudnya tuch yang nge shoot yang nggak ada waktu..huhu. Kalau pakai tripod sudah pasti kurang fokus dan terlalu lama durasinya..hihi.


Okeh..ini aku kasih contoh lagi olahan kremes selain buat ayam, tempe, udang, dll ya teman-teman..yaitu sosis. Nich untuk contoh teman-teman yang mau usaha kremesan, pakai sosis yang murah meriah aja aku buatnya..yang beli di tukang sayur, 3  biji 3 ribu itu..hihi. Tetep menggoda kan sosis kremesnya ? Jadi..kuncinya menggulung kremesan di sosisnya ketika kremesan masih setengah kering, itu daya lengketnya masih kuat. Jadi setelah adonan kremes di tuang di wajan, di minyak yang panas, kan akan langsung mengembang, nah..setelah kelihatan sarang kremesannya, kumpulkan ke tengah biar menyatu. Celup sosis ke adonan kremesan sebagai perekat, Letakkan di pinggiran kremesan yang sudah setengah matang, gulung, lalu padatkan. Sudah..jadi dech, tinggal di goreng sebentar hingga kering. Cepat kok gorengnya, nggak pakai lama lho...:D


Jika membuat sosis kremes ini pilih kremes, pastikan sosisnya sudah di *thawing atau di biarkan suhu ruang ya teman-teman, karena menggoreng kremesannya itu nggak lama. Jika masih beku, takutnya nggak matang sempurna sosisnya. Walau sebenernya sosois udah matang sich ya..hihi. Sosis kremes ini, bisa jadi lauk atau bisa di jadikan cemilan, karena tepung kremes yang aku jual itu nggak asin banget, dan cocok buat anak-anak. Tapi buat orang dewasa yang suka asin, ya tinggal tambah garam lagi sendiri. Kalau bumbu rempahnya udah komplet, jadi tinggal tambah air dan telur aja..siap di goreng dech kremesannya. 

Ini aku bahas lagi beberapa masalah yang sering di tanyakan teman-teman ketika menggoreng kremes ya :

Kremes nggak mengembang / menggumpal ketika di goreng : Itu karena mungkin minyak kurang panas, adonan sudah masuk. Ingat ya..adonan kremesan itu adonan cair dan encer, jadi jika minyak belum panas, maka nggak akan ngembang dech.

Kremesan rontok ketika di gulung : Itu karena telat menggulungnya. jadi gulung kremesan ketika setengah kering. Jika sudah terlanjur kering ya nggak akan nempel ke bahan yang di kremes.

Kremesan terlalu ngeprul : Hasil kremesan dari tepung kremes yang aku jual itu empuk renyah krememes, jika  mau lebih keras kriuknya, pakai telur utuh yang di kocok, tapi sedikit saja.

Kremesan berminyak : Minyak belum panas, adonan sudah masuk, bisa menyebabkan kremesan berminyak. Saring kremesan dengan serok berlubang dan biarkan kelebihan minyak mengalir, tiriskan di tisue dapur, ya begitu aja sich standart mengurangi minyak pada gorengan.

Minyak kotor kalau menggoreng kremesan karena remah-remah : Ya gampang tho..tinggal di saring aja pakai serok berlubang halus..hihi. Tapi kalau menggorengnya benar, nggak akan banyak remah-remahnya sich sebenernya.

Oke..kira-kira begitu dech seputar pertanyaan tehnik menggoreng kremesan yang sering di tanyakan teman-teman..semoga bermanfaat tipsnya ya..:)

Mau pesan TEPUNG KREMES nya ?..sms atau wa aja ya..ke 089654712500.




Lontong Cap Gomeh, aku mengenal menu ini sejak menikah dan tinggal di Semarang. Dulu aku kira nich menu salah satu resto jadul yang dulu sama mantan pacar ( baca papinya yodha..:D )..aku sering di ajak makan di sana. Setelah sekian lama tinggal di Semarang taulah aku bahwa menu ini merupakan menu khas perayaan Imlek di sini. Dari yang aku baca sich, menu Lontong cap Gomeh ini adalah menu adaptasi dari menu Ketupat Opor ala Jawa yang biasa di sajikan pada Bodo Kupatan di Semarang. 

Menu makan siang kali ini yang ringkas dan cepat saja ya teman-teman..yang penting enak kan..! Biasa..menu emak-emak..yang makan apa aja doyan..hihi. Kalau makan malam, baru masak yang komplet buat suami dan anak. Kalau siang mah..pakai sambel bawang dan tempe goreng aja udah enak..LOL !
Kali ini aku buat pepes jamur tiram...tapi bumbu iris. Biasanya kalau buat pepes pasti kan di ulek bumbu halusnya..tapi kalau ala Sunda itu pepes jamurnya di iris ya teman-teman. Aku di ajarin temen yang punya warung masakan Sunda. Kalau makan di salah satu resto ayam goreng, itu salah satu  menunya juga ada pepes jamur bumbu iris ini. Tapi pakainya jamur kancing segar, di atas jarang yang jual, harus ke pasar Gang Baru daerah pecinan sana..jadinya..aku ganti jamur tiram aja. Rasanya enak juga kok..dan lebih murah , bahannya juga mudah di dapat.


Sore tadi..hujan rintik - rintik...kok pengen nyemil yang gurih-gurih dan hangat, untung masih punya tahu. Jadi kepikiran pengen tahu petis. Tapi, bikin tahu petis yang dalamnya di isi petis..kan udah biasa ya..jadi pengen buat yang beda. Akhirnya kepikiran tahunya di goreng hingga garing, dan di bumbuin, jadi udah gurih tahunya, baru dech di cocol sambal petis. Ternyata..enak juga..ada sensasi gurih,  kriuk renyah tahunya berpadu sambal petis yang pedes sedep..hemm enak banget. Tak terasa sepiring habis berdua sama suami. Kalau Yodha sich gak mau ngemil tahu, aku buatin bakwan jamur tadi dia suka. Duch..kalau musim hujan gini..gak bisa nahan makan goreng-gorengan..walau merasa * berdosa * sama tubuh..hihi.


Waktu aku masak tumis bunga bawang kemaren, banyak teman yang komen di page bahwa bunga bawang ini enak di masak cara lain, misal di lodeh atau di bothok. Duch senengnya..serasa dapat pencerahan, karena aku suka banget bunga bawang ini..jatuh cinta pada gigitan pertama pokoknya..hihi. Jadi memang aku baru kenal bunga bawang ini sejak pindah pasar Jati..dulu di pasar lama aku sering belanja jarang nemu sayuran ini. Nah sejak itu jadi suka. Tapi cara masak yang aku tahu cuma di tumis aja gitu. Nah..kemaren dapat masukan dari teman-teman tuch seneng banget dech.