Tuesday, November 10, 2015

Buntil Daun Singkong Pedas Isi Peda



Kemaren di telp Miss dari sekolah Yodha..katanya Yodha nggak enak badan..akhirnya jam 10 an di jemput dech..dari sekolah. Ternyata memang agak demam. Padahal sebelumnya nggak apa-apa...ternyata setelah di cek papinya...ada bagian tangannya yang *kesliring kalau orang Jawa bilang...jadi itu penyebab demamnya. Ternyata di sekolah seharis sebelumnya jatuh pas istirahat tapi nggak bilang Yodhanya. Akhirnya..seharian..nempel kayak perangko..kalau lagi sakit manja banget  Yodha..nggak mau di tinggal..jadi agak keteteran..kerjaan. Nggak apa-apa dech..yang penting sekarang udah agak baikan sekarang..untung papinya tahu tentang pijat..urat syaraf, dll..jadi semalem di pijit terus sampai akhirnya udah nggak terlalu demamnya. Tapi ya istirahat dulu aja hari ini..biar pulih. Jadi maaf ya teman-teman jika kemaren banya sms atau wa belum terbalas, Insyallah hari ini ya....:)

Kemaren pagi sempat bikin buntil, tapi belum sempat di masak lagi..akhirnya pagi ini buru-buru di masak. Kemaren sudah di kukus buntilnya, tapi karena Yodha sakit, jadi masuk kulkas lagi. Jadi hari ini tinggal masak kuah pedasnya aja. Buntil kali ini nggak pakai daun lumbu atau daun pepaya, tapi pakai daun singkong, enak juga. Isinya aku ganti peda. Ternyata pas juga rasanya. 

Okey dech..postingnya cepat-cepat aja ya..sebelum Yodha bangun..dan rewel ini..itu jika lagi nggak enak badan..:) Ini dia resepnya..selamat mencoba jika suka buntil ya teman-teman. Ini efek motret pagi-pagi kok juga kurang bagus cahayanya untuk buntilnya..wis gak apa-apa ya..:D


Buntil Daun Singkong Isi Peda Kuah Pedas

Bahan :
2 ikat daun singkong, rebus hingga matang, peras ( atau beli yang sudah di rebus )
100 gram kelapa parut agak muda  
2 ekor ikan asin peda, kukus, suwir-suwir
1/2 papan pete, belah dua 

Bumbu halus:
3 buah cabai merah keriting
2 buah cabai rawit merah
1 siung bawang putih
1/8 sendok teh ketumbar , 1 cm kencur
1/4 sendok teh terasi, dibakar
1/2 sendok teh garam
1 sendok teh gula pasir atau gula merah sesuai selera 



Kuah Santan Pedas :
600 ml santan 
2 lembar daun salam, 2 cm lengkuas, dimemarkan
8 buah cabai rawit merah utuh
1 sendok teh kaldu bubuk / garam secukupnya
2 sendok teh gula merah sisir
 
Bumbu halus:
5 butir bawang merah
2 siung bawang putih
2 butir kemiri, disangrai
10 buah cabai merah keriting
 

Cara Membuat :
Buntil: aduk rata kelapa parut, ikan asin peda, pete dan bumbu halus.  Koreksi rasa.
Ambil  daun singkong rebus, pipihkan rapat. Beri campuran kelapa parut di tengahnya. Bungkus lalu bentuk bulat. Ikat dengan tali dari bambu atau bahan lain yang aman jika di panaskan. Ikat rapat ya, agar isi tidak keluar ketika di masak kuah.
Kukus buntil 30 menit sampai matang.  
Kuah: Tumis bumbu halus  sampai harum. Masukkan cabai rawit merah, salam dan lengkuas. Aduk sampai layu. Tambahkan santan, garam, dan gula merah. Masak sampai matang dan mendidih. 
Masukkan buntil yang sudah di kukus. Masak hingga bumbu meresap. Sajikan.

14 comments :

  1. Ya Allah..enak sekali..kuahnya amat menggoda mbak T_T

    ReplyDelete
  2. Oh My..... Ngeliatnya aja udah enak banget iniiiih. Aku lapaaarrrr. Btw, klao lihat buntil aku jadi inget alm. nenek. Waktu lagi arisan di rumah beliau, beliau bikin buntil. Tapi buntilnya guedeeee banget. Aku jadi ga doyan nga abis. Jd ga enak. Semenjak itu, aku ga pernah lagi makanin buntil.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihi..bikin yg kecil2 Mak..si sana ada daun singkong ndak ya..:D

      Delete
  3. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  4. Wiih..enak yaaa klihatannya.. jd pengen coba buat.. mb kl ak mau beli tepung kentang sama tepung krispy gmn caranya? Kemarin ak sdh sms tp blm ad bls an

    ReplyDelete
  5. hay mb diah didi yang selalu jadi inspirasi saya memasakk

    ReplyDelete
  6. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  7. Ya Allah sungguh menggoda mbk.....jd pgen lgsg eksekusi resep ini mbk...ijin nyontek resepx ya mbk...hehehe thx

    ReplyDelete
  8. Buntilllllllll.... kangen buntil. Masakan khas ndesoku

    ReplyDelete