Monday, December 14, 2015

Ayam Bakar Solo


Beberapa waktu terakhir banyak mencoba aneka olahan ayam tapi versi daerah lain..membuat Yodha protes. Katanya kok sekarang jarang masak ayam bakar manis lagi..hihi. Baiklah Nak...apa sich ya nggak di buatin jika Yodha pengen. Akhirnya tadi ke pasar..ke tukang ayam langganan..ada ayam kampung yang besar, tapi ada yang separo..wah bejo..kata Yodha yang ikut ke pasar. Dia udah mulai libur, jadi suka ikut aku ke pasar. Langsung minta ayam bakar manis. Kebetulan ada mba Utik yang kirim resep ayam bakar khas Solo. Dulu waktu jaman kerja..sering ke Solo..sering makan ayam bakarnya..memang manis gurih..enak. Ternyata resep rahasianya itu pakai air kelapa dan kecap waktu mengungkepnya. Dan uniknya lagi bumbu di tumis dulu. Jadi beneran meresap bumbu-bumbunya, seperti semur gitu, tapi pakai ketumbar juga..di ungkep hingga kuah habis, lalu di bakar. Hemm..rasanya enak sekali..Yodha langsung lahap makan dech tadi. Apalagi ayam kampung seger ya Kak..pulang dari pasar langsung di oleh..memang terasa lebih manis dan gurih ayamnya.


Ayam bakar Solo ini kata mba Utik akan lebih meresap bumbunya, jika di masak sekarang, kemudian di rendam bumbu semalaman di kulkas, besoknya baru di bakar. Wah iya..pasti makin meresep bumbu-bumbunya. Tapi, karena tadi Yodha udah kepengen makan ayam bakar hari ini, aku pakai cara aku sendiri yaitu aku ungkep api kecil agak lama hingga bumbu mengental dan mengering, jadi bumbu tebal menyelimuti ayamnya. Rasanya juga meresap kok ke dalam ayam. Jadi bisa langsung di makan dan di makan dech..nggak perlu nunggu besok..hihi.


Ayam bakar ala Solo ini paling enak sich pakai ayam kampung ya, tapi pakai ayam biasa juga nggak masalah, tapi di ungkep api kecil ya biar bumbu meresap, karena jika ayam biasa kan suka agak sepo rasanya. Atau jika pakai ayam biasa, pilih bagian sayap, paha atau kepala, jadi lebih gurih..hihi. Sambal yang cocok untuk ayam gurih manis seperti ini adalah sambal mentah, bisa sambal kosek..korek..sambal terasi mentah, atau sambal bawang yang pedasnya cetar gitu..uuntuk mengimbangi rasa gurih manis ayamnya. Jangan yang sambal terasi manis ya..nanti sama-sama manis rasanya..hihi. Sajikan dengan lalapan sesuai selera jika suka. Kalau aku, tinggal metik kemangi nich di belakang, lagi subur-suburnya..musim hujan gini. 

Okeh..selamat mencoba ya teman-teman..jika suka menu gurih manis khas Jowo..:D. Ini dia resep kiriman mba Utik..aku copiin ya :

Ayam Bakar Solo

Bahan :
1/2 ekor ayam kampung ( atau ayam biasa ), potong-potong sesuai selera
2 lembar daun salam
1 batang sereh, memarkan
3 cm lengkuas, memarkan
1/2 sendok makan gula merah 
4 sendok makan kecap manis
1 sendok teh kaldu ayam dan garam secukupnya, atau garam aja jika suka
Air kelapa 600 ml

Bumbu halus :
6 siung bawang merah
3 siung bawang putih
4 butir kemiri
2 cm kunyit
2 cm jahe
1 snedok teh ketumbar
1/4 sendok teh merica butiran
1/8 sendok teh jintan ( optional )

Cara Membuat :
Tumis bumbu halus hingga harum dan matang.
Masukkan air kelapa dan semua bumbu lain, serta ayam
Tutup panci dan ungkep dengan api kecil hingga kuah habis dan mengental menyelimuti ayam ( Jangan lupa di tengah2 memasak di cicipi dulu sudah pas belum rasanya, sebelum kuah mengering )
bakar di atas bara api atau pakai teflon anti lengket juga bisa.
Sajikan dengan sambal sesuai selera dan lalapan jika suka.





4 comments :

  1. Mantep mba, , , emang kalo ake air kelapa lebih wangi

    ReplyDelete
  2. lebhih enak ternyat apakai air kelapa ya mbak, aku pernah nyobain

    ReplyDelete
  3. Mbk in pas di bakar gak prlu dksh olesan lg ya???

    ReplyDelete
  4. Mba Di, kalo ayamnya 1, bumbu2nya perlu didobel gak?

    ReplyDelete