Sunday, October 18, 2015

Sego Gono Khas Temanggung Bukan Nasi Megono Khas Pekalongan


Sego Gono..bukan nasi Megono..dua nama masakan yang hampir sama, tapi rasa dan jenis masakannya itu berbeda. Jadi dari awal aku jelasin dulu ya..hihi..jadi jika ada teman yang dari Pekalongan nggak protes dulu ya..hihi...itu. Jadi yang aku masak kali ini adalah Sego Gono khas Temanggung. Apa bedanya..simak ceritaku berikut ya..nanti tau bedanya. Kalau nasi Megono khas Pekalongan itu, seperti bumbu urap yang di campur nangka, sedang Sego Gono khas Temanggung itu nasi yang di kukus dengan bumbu kelapa dan sayuran.

Buat yang belum pernah mencoba mungkin masih merasa aneh dengan menu ini, makanya kalau masak menu ini aku makan sendiri aja..karena suami sama Yodha mesti nggak mau..haha. Sego eksotis lho padahal rasanya menurutku. Apakah karena seleraku ndeso..yo wis ben ra po po..menurutku enak kok..dan menurut banyak orang yang asli Temanggung..mesti bilang Sego Gono ini enak juga..hihi. 

Coba teman-teman ang penasaran search aja di google, pasti ada dech bahasan tentang Sego Gono atau Nasi Megono khas Temanggung ini. Kalau aku sich sudah makan langsung di Temanggung beberapa waktu lalu pas jalan-jalan ke sana..aku makan di pasar Entho Parakan dan juga di salah satu resto di Temanggung ada Sego Gono ini. Seperti ini penampakan asli sego Gono di Pasar Parakan Temanggung. Tapi yang aku beli ini nggak pedes, jadi lebih putih penampilannya...dan kalau punyaku aku ngukusnya nggak lama banget jadi sayurnya sengaja aku buat masih kres, kalau aslinya di kukus hingga sayuran over cooked ! :D



Jadi sego gono ini, adalah nasi yang di kukus bersama bumbu kelapa dan sayur seadanya, serta di tambah rebon atau teri, itulah mengapa di sebut Sego Gono..karena bahannya seadanya. Bumbunya seperti umbu urap, sayurnya pun minimalis, bisa kol hijau ( kol bagian luar yang tua ) atau sawi putih juga bisa, kalau yang aku makan di pasar Entho pakai cuciwis. Nasi dan bumbu di kukus berlapis-lapis, lalu jika sudah matang di aduk rata semua. 

Sego Gono ini paling enak di makan bersama aneka baceman, mendol tempe atau pakai ikan asin. Di makan anget-anget..enak....habis sepiring je tadi aku..haha. Memasak nasi gono ini juga mudah banget, bisa jadi sajian unik buat keluarga jika suka..dan paling tidak dengan menulisnya resepnya bisa ikut melestarikan menu masakan daerah yang unik dan khas.


Oh ya..sego gono khas Temanggung ini mirip sama nasi megono khas Ibuku di Yogya, tapi cara masaknya beda. Kalau ibuku biasanya bumbunya di masak dulu sampai tanak, kalau yang versi Temanggung ini di kukus bareng nasi. Yapp..uniknya citarasa nusantara yang nggak habis-habis untuk di jelajahi rasanya..itu yang membuatku bersemangat untuk hunting aneka kuliner asli daerah, jadi biar tahu rasa otentiknya bagaiman, lalu aku tuangkan idenya di dapurku sendiri. Jadi kayak acara masak *Back To the Street* di AFC..coba-coba masakan di luar, terus kita terapkan sendiri di dapur kita..jadi bisa kita masak sesuai aslinya atau kita sesuaikan selera..bebas..!

Nah..yang sekarang ini aku buat menu otentik khas Temanggung, Sego Gono..tapi takaran bumbu, seperti biasa, aku sesuaikan seleraku sendiri.

Sego Gono 

Bahan :
400 gram nasi aron ( nasi yang sudah  di tanak hingga 1/2 matang )
3 lembar kol tua ( kol bagian luar yang berwarna hijau )
2 lonjor kacang panjang, potong-potong
50 gram tempe semangit, potong-potong
2 lembar daun salam

2 iris lengkuas, memarkan

2 sendok makan rebon, cuci bersih

garam secukupnya

gula merah secukupnya

bumbu halus :


¼ butir kelapa

5 siung Bawang merah

4 siung bawang putih

8 buah cabai merah

1 ruas jari kencur 
1/4 sendok teh terasi bakar

Cara Membuat :
Campur bumbu halus, kelapa, gula, garam daun salam, lengkuas. Aduk rata dengan sayuran
Koreksi rasa hingga pas rasanya.
Siapkan kukusan
Letakkan nasi aron di paling bawang, lapisi dengan campuran bumbu dan sayuran, lalu nasi lagi dan seterusnya hingga habis.
Kukus hingga sayuran matang
Aduk rata nasi, bumbu dan sayur
Sajikan hangat dengan lauk sesuai selera








9 comments :

  1. baru tau ada sego gono khas temanggung. Mungkin jaman di temanggung dulu aku masih kecil, pasti nggak doyan makanan kayak gini. Jadinya nggak tau. Taunya kue celorot dan empis-empis doang hihi....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihi..Berarti pas tinggal di Temanggung dulu nggak pernah ke pasar tardisional ya mba ?..Soalnya sampai sekarang masih banyak Mbah2 yang jual Sego Gono ini pakai Tenggok di temanggung..dan alhamdulillah aku udah nyicip rasa originalnya di sana, :) Di salah satu resto di sana juga Ada menu khas nya Sego Gono ini..:)

      Delete
  2. Ibuku kalo masak di pisah dulu ma bumbunya tp keadaan masih halfcook,baru di campur trus dikukus pakai kukusan dr bambu nah penyajianya wajib daun pisang sebagai alas atau piringnya... sayang di Jember gak ada yg jual...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba, tambah otentik ya jika di kukus pakai kukusan bambu..:D

      Delete
  3. wah ini enak ya mbak, ada rasa kencur plus terasi jadi tambah napsu makan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya mak..sebagai bumbu aja sich tapi nggak dominan banget kok..rasanya kayak urap biasa bumbunya..hanya penyajiannya yang di campur nasi sekalian.

      Delete
  4. salam kenal mb, saya ifi. Mb Diah makasih banget udah posting sego gono khas temanggung. Kebetulan misua dari temanggung, klo mudik mesti beli plus bikin dirumah sendiri tp ibu mertua yang bkin. aq dsuruh belajar tp keknya riweh, setelah baca resepnya mb diah simple banget dan akan segera aq eksekusi. Disana makanan serba murah meriah enak plus udara yang dingin bkin laper truz, Jadi pengen mudik hehehehe makasih y mb

    ReplyDelete
  5. Ya ampuun mbaaa..ini salah satu makanan favoritku..dan jajanan wajib pas sd hahaa...makasih banget yaa uda share resepnya..uda lama bgt pengen bikin sendiri,soalnya di perantauan gini ga ada yg jual 😂😂 oya mba,400gr itu jadi sebanyak apa mba nasinya?

    ReplyDelete
  6. Kak...aku ada tugas buat nasi gono. Buat acara dundunan keponakanku. Mau nolak gk enak jga ma mertua adekku. Jadi aku harus buat 90 porsi...jdi harus berapa kg beras kak??

    ReplyDelete