Wednesday, May 4, 2016

Urap Kecipir Mentah


Postingan telat lagi..:D...
Kalau kerjaan tertunda beberapa hari ya seperti ini..jadi tiap pagi hingga siang harus mengurai tumpukan kerjaan dulu teman-teman..baru sempat masak dan posting. Alhamdulillah tadi pengen makan Urap Mentah keturutan. Kemaren beli kecipir seger belum aku masak, jadi kepikiran untuk buat Urap Mentah.

Dulu..jaman aku kecil, ibuku sering buat menu ini di rumah. Biasa..kecipir bukan sayur mahal yang harus di beli..tinggal metik atau minta tetangga juga biasa banyak yang nanem dulu. Kelapa juga. Pokoke ibuku itu wanita perkasa..hihi. Bisa ngupas kelapa sendiri lho..pakai alat, Linggis..namanya ya. Kelapa utuh tinggal di tancapkan di Linggis, nanti mudah di kupas. Jadi merasakan apa-apa fresh dan segar itu ya ketika kecil ya. Jadi..walau menu seadannya seperti ini terasa enak..cuma lauk tempe goreng aja sudah terasa nikmat banget.

Jadi ceritanya aku lagi kangen menu urap kecipir mentah ini. Menu yang bagus ini buat menu diet teman-teman. Urapnya fresh dan mentah semua bahan serta bumbunya, jadi citarasanya jadi seger dan khas. Kecipir..walau sekilas sayuran keras, tapi kalau sudah di urap seperti ini, rasanya enak sekali. Kres-kres..renyah seger..cobain dech. Kalau di Yogya..menu ndeso ini bisa di jumpai di warung makan Mangut Lele bu Is yang terkenal di Jetis Bantul..di sana selain Mangut Lele, pasti dapat bonus urap kecipir mentah yang enak seperti ini.

Karena tidak ada Mangut Lelenya..walau di kolam banyak sich ikan lele..tapi males matiinnya..ya lauk Tempe goreng garitpun cukup. Enak sekali. Mau coba teman-teman..ini dia resepnya ya.
Urap Kecipir Mentah

Bahan :
Kecipir secukupnya, cuci bersih, iris melintang tipis-tipis
Bumbu :
50 gram kelapa parut muda
1 butir bawang merah
1 siung bawang putih ukuran kecil
3 buah cabai rawit
1 buah cabai merah
1 lembar daun jeruk purut ukuran kecil
1/2 cm kencur
1/2 sendok makan gula merah ( sesuai selera )
1/4 sendok teh garam ( sesuai selera )

Cara Membuat :
Haluskan semua bumbu, kecuali kelapa parut.
Campurkan kelapa parut, aduk rata
Koreksi rasa, jika sudah pas sesuai selera asin manisnya, masukkan kecipir mentah
Aduk rata
Sajikan


11 comments :

  1. Mbak Didi.... kangen aku.... sehat, mb? Tambah seger aja. Hbs potong rambut, ya? Kapan2 tak coba, mb. Urap kecipirnya. Kok kayaknya enak gitu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah sehat mba Devi...:)

      Iya..enak ini..seger kres2..:D

      Delete
  2. Apa kabar mba Diah? Mau tanya,klo untuk urap apapun itu sebaiknya kelapa parut yg tua atau muda ya mba Diah ?
    Trims
    Ayulian

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai mba Ayu..kabar baik mba..sebaiknya yang agak muda, tapi sudah bisa di parut mba..jadi nggak kasap ( kasar ) rasanya :)

      Delete
  3. Wahhhh...enak ini mb.Diah kalo jmn dulu aq makannya pake ikan asin yg di bakar di api tungku ....wiiieehhh bauanya ikan asinnya sampek kemana2 hehehe...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bikin tetangga pada datang ya mba Luis..hihi..sipp itu pakai ikan asin..:D

      Delete
  4. Lho kecipir bisa dimakan mentah tho mbak, baru tahu. Aku sering masak kecipir buat sayur asem atau kulupan, tp blm pernah makan mentah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa mba Ratna..enak lho...kres2 renyah gitu. paling enak sich di buat urap mentah gini menurutku..:)

      Delete

  5. Perkenalkan, saya dari tim kumpulbagi. Saya ingin tau, apakah kiranya anda berencana untuk mengoleksi files menggunakan hosting yang baru?
    Jika ya, silahkan kunjungi website kami www.kumpulbagi.com atau www.facebook.com/kumpulbagi/ untuk info selengkapnya.

    Di sana anda bisa dengan bebas share dan mendowload foto-foto, musik, video, film dll dalam jumlah dan waktu yang tidak terbatas, setelah registrasi terlebih dahulu. Gratis

    ReplyDelete
  6. mbak diah kapan2 share urap jogja dong, isinya kan sayur mentah juga trus lauknya tahu/tempe masak opor klu ga salah...dari ajeng surabaya

    ReplyDelete
  7. mbak diah kapan2 share urap jogja dong, isinya kan sayur mentah juga trus lauknya tahu/tempe masak opor klu ga salah...dari ajeng surabaya

    ReplyDelete