Tuesday, September 22, 2015

Sate Sapi Manis


Yodha lagi suka daging. Apalagi setelah mencoba daging panggang ala Korea beberapa waktu lalu, jadi ketagihan makan daging panggang. Biasanya di supermarket dekat rumah suka ada daging sukiyaki tipis-tipis gitu aku panggang buat dia..jadi ala-ala Korea gitu..hihi. Tapi, di pikir-pikir kok mahal juga ya daging begitu, 5 lembar tipis daging sukiyaki, kan jika di masak bakal menggulung jadi kecil..hihi. Satu pack isi 5 lembar 15 ribu, jika masak minimal kan 3 pack. Jadi tak pikir-pikir..lebih hemat buat beli daging segar aja di pasar, udah dapat setengah kilo..hihi. Tinggal pilih bagian daging yang empuk dan mudah matang jika di panggang,, yaitu bagian lulur atau has dalam.

Nah..biar nggak bosan dengan daging panggang ala Korea, kemaren aku coba buatkan sate sapi untuk Yodha..pakai bumbu asli, rempah-rempah Indonesia. Ternyata, Yodha..suka banget..anget-anget di gado aja satenya, habis lumayan banyak. Sipp dech Kak..nanti Mami bereksplorasi aja dengan menu-menu daging panggang ala Indonesia ya..alias sate..hihi..pasti nggak kalah enak dengan daging panggang Korea. Banyak sebenernya variasi sate sapi di   Indonesia..ada sate maranggi, sate klopo, dll..nanti aku coba semua dech.

Nah..kalau kemaren yang aku buat adalah sate sapi manis, khas Jawa Tengah, tepatnya daerah Ungaran, yang terkenal dengan sate manisnya..seperti sate sapi Pak Kempleng, Pak Keri, dll. Jadi ciri khasnya adalah sate sapi yang berbumbu rempah dan citarasanya manis gurih. Tapi, jika makan di sate sapi Pak Kempleng manisnya..sungguh..terlalu..! Hihi..jadi berasa makan dendeng sapi manis dech. Jadi yang aku buat ini citarasa manisnya masih normal. Jadi lebih cocok buat lidahku.

Untuk membuat sate sapi manis ini, pakai daging sapi yang mudah empuk ya teman-teman, yaitu bagian has dalam atau has luar. Aku pakai 250 gram daging aja sekali masak, lha wong cuma bertiga ini..hihi. Sebelum di panggang, agar lebih empuk, daging sapi yang sudah di potong-potong, bisa di bungkus dengan daun pepaya, atau daging nanas muda yang di parut. Setelah itu daging di rendam bumbu selama minimal 30 menit, agar citarasa bumbu lebih meresap. Setelah itu..siap di panggang dech.



Setelah daging di bungkus daun pepaya, sekarang siapin bumbunya ya, nich untuk 250 gram daging ya :
2 siung bawang putih
4 butir bawang merah
1/2 sendok teh ketumbar bubuk
2 butir kemiri sangrai
1 sendok makan gula merah
1 sendok makan kecap manis
1/4 sendok teh garam 
1 sendok makan kacang tanah goreng
2 sendok makan minyak goreng


Lumuri daging sapi dengan bumbu halus, dan diamkan minimal 30 menit agar bumbu meresap. Jika mau lebih lama, nyimpannya di kulkas ya, agar daging tetap terjaga kesegarannya. Jika mau overnight ya, ya di inapkan saja di vip room..di freezer maksudnya..hihi. Setelah daging siap, tusukin dengan tusukan sate, agar nggak mudah patah jika di panggang, pakai tusuk sate yang ukuran agak besar, atau bisa juga tusuk sate di celup dulu ke air es, agar nggak mudah terbakar.



Daging sate berbumbu, siap di panggang dech. Paling mantep sich pakai bara api kali ya..ada aroma asap yang khas, tapi kalau aku kok malas nyalain arang, jadi pakai panggangan listrik aja..:D Rasanya sama enak dan matang sempurna juga kok. Yang penting nggak repot ngipasin dan belepotan arang di mana-mana..hihi.


Oke, selamat mencoba ya tema-teman, untuk membuat sate ini, pakai daging sapi segar ya teman-teman, jangan yang udah beku di freezer, biar aromana fresh dan nggak amis. Selamat mencoba ya, dan semoga bermanfaat untuk menambah menu hari raya Idul Adha..sebentar lagi.

2 comments :