Friday, September 18, 2015

Empis Empis Tahu...Yummy...!



Setelah beberapa waktu lalu jalan-jalan ke Temanggung dan mencicipi empis-empis tahu yang terkenal di dekat alun-alun Temanggung..jadi tahu dan punya bayangan rasa empis-empis yang otentik itu seperti apa. Apalagi makan di warungnya, sambil ngobrol sama yang punya..muji-muji kalau empis-empisnya enak..dan ujung-ujungnya minta tips cara memasaknya dan ngorek resepnya..hihi. Dulu aku pernah buat sendiri empis-empis tempe, sebelum mencicipi aslinya. Dulu udah enak rasanya..cuma bedanya adalah kurang medok..masaknya dan kurang banyak cabe hijaunya..hihi. 

Nah..kemaren aku kangen sayur empis-empis..akhirnya bikin versi tahu..dan aku banyakin cabe hijaunya..masaknya lebih lama dan medok..hasilnya..sipp..otentik..persis kayak yang aku makan di Temanggung. Jadi kuncinya..adalah proses memasaknya yang lebih lama, santannya lebih encer dan cabai hijaunya di banyakin...aku pakai 250 gram cabai hijaunya..hihi. Tapi beneran..pemakaian cabai hijau yang banyak ini yang bikin kuah jadi sedep dan aromanya jadi khas..khas empis-empis gitu.

Jadi sekarang..kalau mau makan empis-empis..udah nggak  perlu jauh-jauh ke Temanggung..cukup masak sendiri aja di rumah. Karena nggak punya tempe bongkrek, kemaren aku tambah tempe semangit aja..rasanya sama enaknya. Tapi jika pakai tempe semangit, pakai yang masih agak keras ya, jangan yang udah lembek, nanti hancur dan menyatu ke kuah, akan mempengaruhi citarasa kuahnya...buka empis-empis lagi, tapi jadi sambel tumpang tahu nanti..hihi.

Tadi pagi sayur empis-empisnya aku panasin lagi buat sarapan..hemm..yummy..! Serasa sarapan di Temanggung..hihi. Memang keliatan *over cooked* ya sayur empis-empis ini teman-teman..tapi ya, harus begitu..jika nggak medok, rasanya malah kurang sipp. Jika udah mlekoh..bin medok begini..rasanya itu nyamleng..setiap tetes kuahnya, bumbu-bumbunya terasa meresap  ke dalam pori-pori tahu pong..di gado pun enak banget..hihi. Makanya, kalau masak empis-empis tahu, sebaiknya pakai tahu yang berkulit dan dalamnya sudah berpori ya teman-teman, misal tahu pong, jadi kuahnya itu bisa meresap sempurna ke dalam tahunya. Tapi selain tahu, bisa juga di ganti tempe yang di iris kecil-kecil juga ya.

Tenang, walaupun pakai cabai sampai seperempat kilo rasanya nggak pedas banget kok, soalnya kan cabai hijau. Tapi gunakan cabai hijau keriting ya teman-teman, agar lebih sedep empis-empisnya. Jadi sitarasa sayur empis-empis ini..pedas khas dan unik dari cabai hijau, gurih dan sedikit ada rasa manisnya. Okeh..siapa suka sayur ndeso yang khas ini..silahkan di coba ya..hihi..

Sayur Empis-Empis Tahu

Bahan :
10 buah tahu kulit / tahu pong, potong-potong tipis
1000 ml santan encer
250 gram cabai hijau keriting, potong serong jadi dua bagian aja
8 buah bawang merah, iris tipis
4 siung bawang putih, iris tipis
2 cm lengkuas, memarkan
2 lembar daun salam
1 sendok makan gula merah ( sesuai selera, kalau aslinya empis-empis citarasanya gurih manis pedas )
1 sendok teh kaldu sapi / ayam
Garam secukupnya

Cara membuat :
Tumis bawang merah dan bawang putih hingga matang dan harum, masukkan cabai, tumis kembali hingga cabai layu.
Masukkan santan dan bumbu lain
Biarkan mendidih, jika sudah mendidih, masukkan tahu. Masak sambil seskali di aduk agar santan nggak pecah selama kurang lebih 5 menit. Koreksi rasa, beri tambahan bumbu jika masih kurang pas, tapi jangan terlalu asin dulu ya.
Setelah di koreksi rasa, tutup panci, lalu masak empis-empis dengan api kecil hingga kuah agak menyusut dan warna kuah berubah jadi kehijauan.
Jika mau lebih nikmat, simpan di kulkas, sajikan esok harinya.



9 comments :

  1. Semua makanan yang berbau ndeso aku suka banget mba Diah.... hmmm slruuuppp, bayangin kuahnya yang mlekoh pasti enak ^_^
    Kapan2 wajib dicoba nih.. Dimakan pakai ketupat atau lontong enak juga kali ya mba Di..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau di Temanggung di makan pakai bubur mba..yummy banget..:D

      Delete
  2. Salam kenal mbak Diah.... Aku udah nyobain resep mbak ini looo, emang enak, jempol dehhh rasanya. Anak2 ku juga pada suka, biar rada2 pedes gitu mereka Alhamdulillah lahap makannya, hehehe. Mbak... aku ijin nyontek resep-resep makanannya yang lain yaaa... Makasih mbak Diah... ^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah mba jika suka..biji cabenya di buang mba jik abuat anak-anak..ngurangi pedesnya dech :)

      Delete
  3. Halo mbak Diah, salam kenal.

    Aduh ini masakan spesial ibuk saya kalau pulang rumah Temanggung. Bubur empis-empis sama mendoan! Hemh! Lieerrr!!

    Jadi pengen nulis soal empis-empis.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi Mas Yudo..salam kenal juga ya..makasih udah mampir. Wah asli Temanggung ya ?..Saya sempat wis kul sehari full di Temanggung beberapa waktu lalu, dan terpesona dengan citarasa masakan Temanggung yang unik-unik..:)

      Delete
  4. hu um mbak,aku kalau pulang ke mertua /temanggung tiap pagi tinggal bawa mangkok kesebelah rumah.beli bubur empis-empis.plus gorengan tempe/rolade/tahu isi..ahhhh asyiknya.dan sempat dimasakin sayur lompong sama ibu mertua.di batam belum nemu sih.kalau pengen ya masak sendiri.lebih hemat juga.. dibatam harus jadi "mak irit"..ha..ha

    ReplyDelete