Wednesday, March 29, 2017

Cumi Masak Tinta




Kemaren waktu ke Jepara, kita makan di salah satu resto di sana. Sudah pasti banyak olahan seafood ya karena Jepara dekat laut. Salah satunya adalah olahan Cumi utuh kecil-kecil yang di masak dengan Tintanya. Jadi berwarna kehitaman. Aku beberapa kali masak juga cumi Tinta, tapi biasanya aku masak Oseng Pedas atau Cabai hijau, jadi Yodha nggak mau. Tapi kemaren waktu di Jepara, cumi Tintanya di masak nggak pedas, rasanya gurih sedikit manis. Jadi Yodha suka. 

Dulu...aku kalau masak cumi ya tanpa Tinta. Tapi suatu saat pernah di belikan suami olahan Cumi yang di masak pakai Tinta, ternyata memang enak..hihi. Rasanya itu jadi  lebih gurih dan khas banget. Cobain dech teman-teman yang belum pernah makan Cumi pakai Tintanya, sekali-kali masak seperti ini, pasti ketagihan..hihi. Untungnya di Semarang dekat laut juga, jadi seafood masih lumayan segar-segar. Apalagi jika mau belanja agak jauh misal ke Pasar Gang baru, pernah lihat Cumi yang masih merah-merah seger banget. Sebenernya jika mau repot lagi sich ke Tpi sana, tapi agak jauh juga turun ke Semarang bawahnya.

Kemaren waktu ke pasar dekat rumah, lihat Cumi Segar, Yodha request minta di masakin cumi Tinta. Baiklah..aku kira-kira resepnya berdasar rasa yang kami coba di Jepara aja..alhamdulillah rasanya enak sekali..Yodha suka. Papinya juga. Aku suka kuahnya di colek pakai Nasi hangat saja enak..hihi. Jadi kunci memasak cumi dengan Tintanya itu adalah..pilih cumi yang masih segar. Jika masih segar itu Tintanya masih banyak dan tidak amis aromanya.

Ciri cumi yang masih Segar, itu badan Cumi nya masih kenyal, badannya masih  mengkilap dan jika di sentuh itu nggak lembek. Jika begitu kantong tintanya belum banyak yang pecah, jadi masih banyak. cumi yang sudah tidak segar, akan amis rasanya jika di masak dengan Tintanya. Sebelum di masak, bersihkan dahulu Cumi hingga benar-benar bersih. Kalau aku suka aku copot dulu kepala cuminya...hihi..jadi bisa bersihin dalam cuminya di air mengalir, agar lebih bersih. Keluarkan bagian dalam perut cumi yang berntuknya seperti plastik itu ya teman-teman..nggak bisa di makan kan itu..:D

Sebenernya boleh jika mau di potong-potong, tapi kemaren waktu makan di Jepara, Cuminya di utuhin kecil-kecil gitu, jadi Yodha maunya begitu juga...hihi. Biasa..kala beda, nanti di kira masakan beda sama Yodha. Oke...aku share langsung resepnya ya. Jadi jika pulang jalan-jalan atau wisata kuliner, alhamdulillah selalu dapat ide atau inspirasi baru kok di dapur teman-teman..jadi pasti aku share di sini ya. Selamat memasak...!

Cumi Masak Tinta

Bahan :
500 gram cumi ukuran sedang
2 lembar daun jeruk 
1 batang serai, memarkan
1 sendok makan kecap manis ( sesuai selera )
1 sendok teh kaldu sapi / dan garam secukupnya
1 sendok teh gula pasir
100 - 200 ml air ( sesuai selera mau agak nyemek atau kering )

Bumbu Halus :
6 buah bawang merah
2 siung bawang putih
1 cm kunyit
4 butir kemiri
5 buah cabai merah, buang biji agar tidak pedas
1/4 sendok teh merica butiran
1 cm jahe

Cara Membuat :
Bersihkan cumi hingga benar-benar bersih di air mengalir, hati-hati waktu mencuci bagian kepala agar tinta tidak pecah waktu di cuci. Remas-remas dengan 1/4 sendok teh garam dan biarkan tintanya pecah sehingga keluar semua tintanya. Sisihkan
Tumis bumbu hingga benar-benar matang
Masukkan cumi dan semua tintanya, tambahkan air dan semua bumbu, tutup panci
Masak dengan api besar sekitar 5 hingga 10 menit, jangan terlalu lama ya agar cumi tidak alot
Koreksi rasa, segera sajikan hangat dengan Nasi putih yang masih ngepul...nyam..nyam...!

No comments :

Post a Comment