Wednesday, May 3, 2017

Klappertaart Kering / Panggang


Waktu jalan-jalan ke Bandung beberapa waktu lalu, aku mencoba salah satu Klappertaart yang terkenal di Bandung, di jl. Dago. Selain Klappertaart basah yang seperti custard di sendokin yang biasa kita makan tuch, ada juga Klappertaart versi kering...atau versi panggang. Jadi di jual dalam bentuk potongan seperti cake gitu. Rasanya enak...lembut dan lebih kering, namun tetap terasa Klappertaartnya.

Aku jadi ingat dulu pernah baca ulasan tentang Klappertaart kering ini di tivi dan pernah lihat cara pembuatannya. Jadi mirip-mirip pembuatan cake tapi lebih lembut gitu..karena pakai susu cair. Tehniknya pakai tehnik yang kuning dan putih telur di kocok terpisah. Untuk bahan campuran, hampir sama sich dengan Klappertaart basah, hanya saja lebih banyak takaran tepung terigunya, jadi lebih kokoh, dan bisa di iris kalau Klappertaart Kering ini.

Kemaren aku iseng coba, karena penasaran dari dulu mau coba nggak jadi terus. Setelah coba..hemm..enak sekali rasanya. Walau kering seperti cake, tapi tetap moist lembut enak. rasanya juga masih teras sekali rasa Klappertaartnya. Apalagi aku pakai daging Kelapanya banyak..hihi. Dua butir yang muda..*kemlamut ( masih lembut ) gitu ya..jadi enak sekali..terasa manis lembut dan legit gitu. Tips agar Klappertaart ini lebih tahan lama, rebus dulu daging kelapa mudanya sebentar saja dengan air kelapa, jadi tahan lama kuenya.

Untuk loyang, bisa pakai loyang satuan kotak kecil-kecil juga ya teman-teman..kalau di jual begitu manggangnya. Kalau aku nggak punya cetakan kecil-kecil, jadi pakai loyang Brownies aja. Tetap cantik kok hasilnya..tinggal di potong-potong penyajiannya. Oke, yang mau coba, silahkan ya..untuk rasa udah enak..tapi nggak sama ya..dengan yang Klappertaart di Bandung yang aku beli..hihi. Punyaku lebih legit je..soalnya banyak Kelapa mudanya..dua butir..hihi. Kalau beli kan cuma dikit daging Kelapanya.

Klappertaart Kering / Panggang

Bahan :
2 butir Kelapa muda yang lembut dagingnya, keruk dagingnya
25 gram Kismis, rendam air panas, tiriskan
50 gram kacang kenari, sangrai sebentar saja hingga matang
3 butir Telur, pisahkan kuning dan putihnya
100 gram gula pasir
1/4 sendok teh vanili bubuk
100 gram Tepung terigu protein sedang
25 gram Tepung Maizena
100 ml Susu cair tawar
2 sendok makan margarin, lelehkan

Cara Membuat :
Ayak semua Tepung dan vanili, sisihkan
Rebus daging Kelapa muda sebentar saja hingga mendidih dengan air kelapa
Siapkan Mangkuk adonan
Kocok Putih telur hingga soft peak ( agak kaku runcing, sisihkan )
Masukkan Kuning Telur dan gula ke mangkuk adonan bekas putih telur tadi nggak apa-apa biar nggak capek cuci-cuci wadah..hihi, kocok hingga lembut
Masukkan Tepung bergantian dengan susu cair, aduk rata dengan spatula
Masukkan margarin leleh, aduk rata dengan spatula
Masukkan Kelapa muda dan sebagian kismis, aduk rata dengan spatula
Masukkan putih telur kocok, aduk perlahan dengan spatula
Masukkan ke loyang ukuran Loyang brownies panggang, yang sudah di oles sedikit margarin
Hias atasnya dengan sisa kismis dan kacang Kenari
Panggang 30 hingga 45 menit sampai atasnya matang

Note :
Mengocok putih telur bisa duluan agar hemat mangkuk adonan dan juga jika hanya punya satu mixer, agar tidak bolak balik mencuci mixer. Karena mengocok putih telur, kondisi mangkuk adonan dan mixer harus bersih, kering dan bebas minyak atau lemak, jadi bisa mengembang dan tahan kok sampai kita mencampur bahan lain...tetap stabil busa putih telurnya.
Jika suka bisa di taburi sedikit kayu manis bubuk ya..waktu memanggang, jadi lebih harum..aku kok kelupaan kemaren..heheh..

Spesial Note : Klappertaart ini tidak cocok untuk di jual...hahah...karena biaya  banyak, hasil cuma seloyang..jadi buat aja untuk keluarga tercintah ya teman-teman...Lol....!


4 comments :

  1. Mb, ini klo kelapa mudanya saya bikin dari 1 buah kelapa aja, apakah harus ngurangi terigu dan susu cairnya? Makasih sebelumnya mb

    ReplyDelete
  2. Mb, ini klo kelapa mudanya saya bikin dari 1 buah kelapa aja, apakah harus ngurangi terigu dan susu cairnya? Makasih sebelumnya mb

    ReplyDelete
  3. Ini kemarin Ada di postingan IG nya mbak didi,. Ditungguin resepnya langsung kepoin web nya...hehehehee, pengen coba dech... Makasih mbak didi..

    ReplyDelete