Wednesday, October 25, 2017

Tips membuat Kue Ku / Kue Thok



Waktu ke Bandung dulu aku sempat belanja pernak pernik peralatan dapur dan salah satunya dapat cetakan Kue Ku kayu yang lucu. Jadilah aku sering bikin Kue Ku pakai Cetakan ini. Lebih seru aja sich..hihi.

Tapi ada banyak cetakan Kue Ku ya sekarang ini teman-teman, tapi kebanyakan sich dari plastik. Tapi aneka bentuk. Kalau yang klasik, motifnya seperti ini ya teman-teman..seperti yang dari kayu punyaku itu.

Kue Ku ini aslinya Chinese food atau bukan, kurang tau juga ya, tapi sering lihat memang jadi salah satu kue untuk perayaan tertentu ya. Tapi orang Jowo juga kenal Kue ini kok ya, kalau jaman aku kecil, namanya Moto Kebo..hihi. Warnannya merah gejreng, isinya Kacang Hijau juga yang di buat Kumbu.

Nah, karena jaman juga udah berubah, Kue Ku tak hanya bisa berwarna merah gejreng kok, sekarang bisa di kombinasikan aneka warna. Bisa di tambah bahan tambahan juga, seperti Labu Kuning, Ubi Ungu dll, jadi tetap bisa berwarna gejreng, tapi alami kan warnanya...daripada di beri pewarna tambahan.

Selain lebih menarik, Kue Ku dengan penambahan aneka bahan alami ini juga makin empuk hasilnya. Bahkan hingga dinginpun tetap empuk, nggak keras. Salah satu bahan tambahan favoritku untuk Kue Ku ini adalah Labu Kuning. Warna Kuenya jadi kuning cantik alami. 

Jika membuat Kue Ku, pertama yang harus di perhatikan, waktu mencetaknya ya teman-teman, usahakan adonan kulit sudah di isi, bentuk bulat lonjong seukuran cetakan, lalu tinggal di padatkan saja di cetakan. Jangan lupa olesi  minyak hingga rata. Jika kurang rata, ketika kita kethok-kethokan nanti ada satu bagian yang nyempil di cetakan nggak mau keluar, tentu jadi kurang cantik Kue Ku nya.

Waktu memadatkan adonan juga harus hingga padat ya, agar bentuknya cantik. Letakan Kue Ku yang sudah di cetak di alas daun pisang, agar tidak lengket. Ketika mengukus Kue Ku, beberapa kali kukusan harus di buka, agar tidak mengembang terlalu besar Kuenya. Jika sudah matang, segera olesi sedikit minyak agar permukaan kue lebih mengkilat dan tidak mengering.

Terakhir, jika mau di sajika hingga lama waktunya, bungkus Kue satu persatu dengan palstik, agar tetap cantik, awet empuk dan tidak kering terkena  udara. Kue Kue jangan lama-lama di simpan di kulkas ya, Kue akan jadi mengeras dan kering.

Oke, semoga bermanfaat sedikit tipsnya dan selamat mencoba ya teman-teman..jika suka.
Kue Ku Labu Kuning

Bahan :
Tepung ketan 150 gram
Labu kuning sudah dikupas 100 gram, kukus, haluskan
Gula pasir 25 gram
Tepung tapioka 1 sendok makan
Santan kental kurang lebih 100 ml ( secukupnya hingga kalis )
Garam 1/4 sendok teh
Daun pandan 2 lembar

Bahan isi
125 gram kacang hijau kupas, kukus sampai matang
250 ml santan
1/4 sendok teh garam
50 gram gula pasir ( sesuai selera manisnya )
1 sachet vanili
Blender semua bahan isi dan masak hingga kalis 

Cara membuat :
Aduk rata tepung ketan, tapioka, gula dan labu kuning kukus.
Rebus santan dan garam serta daun pandan hingga mendidih.
Tuang santan panas2 ke campuran tepung sedikit demi sedikit hingga adonan kalis, namun jangan terlalu kering. Jika sudah kalis santan masih..tidak perlu di habiskan.
Ambil adonan secukupnya..isi dengan bahan isi, lalu cetak di cetakan kue ku sesuai selera yang sudah di olesi minyak goreng. Alasi angsang kukusan dengan daun atau plastik tebal, olesi sedikit minyak, lalu kukus kue ku selama 15 menit, sambil sering di buka tutupnya..supaya kue ku nya tidak mengembang terlalu besar.

2 comments :

  1. Terima kasih resepnya mba diah. Saya mau coba bikin juga..hehehe. Dulu waktu ke bandung belanja peralatan kue dimana mba? (Shiny - BPN)

    ReplyDelete
  2. suka banget sama kue satu ini. pengen bisa bikin...

    ReplyDelete