![]() |
| Mie Ongklok Khas Wonosobo |
MIE ONGKLOK
Selamat malam teman-teman,Tadi sore aku bikin Mie Ongklok dan Sate Sapi Wonosobo, tapi maaf gak bikin video lengkap karena hujan dari siang, gelap banget cuaca jadi masaknya versi cepat. Nah mau cerita aja, Mie Ongklok Wonosobo ini ternyata ada beberapa versi teman-teman.
Dulu aku beberapa kali posting resep Mie Ongklok itu ndak pakai tahu bacem, seperti di warung Mie Ongklok terkenal yang pernah aku makan. Tapi minggu lalu waktu Pak Suami tugas ke Wonosobo aku dibelikan Mie Ongklok Pak Yadi yang katanya legendaris juga, yang ini ini pakai tahu bacem eh aku sama Yodha suka, cocok rasanya, jadinya Yodha request dibuatin yang pakai tahu bacem ini. Buat teman-teman yang belum tahu kuliner Mie Ongklok, Mie Ongklok adalah olahan Mie khas Wonosobo. Dinamakan Mie Ongklok karena mie-nya direbus pakai saringan khusus terus diongklok-ongklok gitu, dan direbus dengan kol. Kalau disajikan dengan kuah kental gurih manis pakai ebi, kalau ditaburi kucai biasanya disajikan dengan sate sapi dan tempe kemul, enak banget teman-teman, apalagi kalo disantap pas cuaca hujan begini, serasa seperti di Wonosobo dinginnya. Mie Ongklok versi Pak Yadi ini pakai Mienya Mie Pipih.
Resep Mie Ongklok 3 porsi
Bahan:
- Mie kering pipih, 1 pack
- Kol 3 lembar, potong kasar
- Daun kucai secukupnya, iris kecil2
- Bawang goreng secukupnya
- 3 tahu bacem
- 750 ml kaldu ayam atau air biasa
- 3 siung bawang putih
- 3 butir bawag merah
- 2 sdm ebi yang sudah dihaluskan
- 1/2 sendok teh merica bubuk
- 1 sendok teh gula pasir
- 1 sendok teh kaldu ayam bubuk plus garam sesuai selera
- 3 sendok makan kecap manis
- 4 sdm tepung tapioka, larutkan dengan 2 sendok air ( kalau kurang kental, boleh ditambahkan sedikit ya )
- Haluskan bawang merah, bawang putih.
- Tumis hingga matang, masukkan air dan bumbu-bumbu lain.
- Masak hingga mendidih.
- Koreksi rasa, jika sudah pas, sesuai selera, masukkan larutan tapioka, aduk rata hingga kuah mengental.
- Didihkan air, masukkan mie kering dalam saringan kawat, lalu masukkan ke air mendidih sambil di-'ongklok-ongklok' (di goyang-goyan) sampai mie matang.
- Tambahkan kol, masak sebentar hingga kol layu. Kol ini yang menciptakan cipta rasa unik teman-teman, terasa saat sudah dicampur dengan kuah kentalnya.
- Tuang mie dan kol di mangkuk, tuangi kuah panas.
- Sajikan dengan taburan kucai dan bawang merah goreng, serta sambal rawit.
- Bisa ditambahkan ayam suwir juga, tapi aku gak punya tadi. Karena aku sudah buat sate sapinya tadi.
- Selamat mencoba!

¡Qué interesante receta tradicional! Esta historia culinaria es tan rica que sería perfecta para colorear mientras la leo
ReplyDeleteThis recipe proves that Wonosobo knows how to turn simple noodles into a masterpiece. It’s like pasta with a PhD in local flavor. For a different kind of masterpiece, https://lystok.com lets you paint with crayons instead of spices.
ReplyDeleteI love how you explained Mie Ongklok is named from the nontapisi process of “ongklok-ongklok” the noodles before boiling. The detail about Pak Yadi’s legendaris Mie Ongklok with tahu bacem sounds delicious—salut untuk cerita kuliner Wonosobo yang autentik ini.
ReplyDeleteWow, Mie Ongklok sounds so good! I love how you tried different versions. It's cool how food can have so many twists. I wish I could see a picture of it, maybe an image describer could help me imagine it better!
ReplyDeleteMie Ongklok sounds so delicious! I love trying new recipes. It makes me want to take a picture of it! I've been using photo editor ai lately to make my food pics look even better, it's pretty cool!
ReplyDeleteThe color of the band also plays a significant role in defining your overall style. A classic brown or black leather strap matches almost any wardrobe, while lighter hues like tan or cognac add a vintage touch. For a more modern appearance, consider a dark navy or grey leather strap that contrasts nicely with the Versa 4s sleek aluminum or stainless steel finish. The ability to personalize the watch makes it a true fashion accessory. Enthusiasts who want to see the full array of available leather options can including the full Fitbit leather band catalogue for both sporty and dress-oriented styles.
ReplyDeleteThe pairing of a leather band with the Versa 4 also creates a more professional appearance. In a business setting, a silicone band can look too casual, whereas leather signals attention to detail. It bridges the gap between a pure fitness tracker and a traditional dress watch. This dual-purpose nature is why many users maintain two or three different bands for the same watch. For someone who wants to replace their standard strap with something more sophisticated, it is worth taking the time to the complete Fitbit selection online to compare materials and price points before making a purchase.
ReplyDeleteI enjoy how you explain Mie Ongklok Wonosobo dibuat dengan cara direbus menggunakan saringan khusus dan "ongklok-ongklok" itu—nostalgic banget! Kebetulan aku juga dulu sering makan versi tanpa tahu bacem, jadi cerita perbedaan versi ini bikin pengen nyoba lagi.
ReplyDeleteArtikel ini luar biasa! Saya sangat menyukai cara penulis menggambarkan mie ongklok khas Wonosobo dengan detail yang membuat pembaca benar-benar merasakan cita rasa dan kehangatan kuliner tradisional tersebut. Penjelasan yang jelas dan penuh semangat membuat hidangan ini tampak begitu istimewa, sekaligus mengingatkan kita akan kekayaan kuliner Nusantara. Terima kasih telah berbagi cerita yang menginspirasi dan menggugah selera! Bagi pembaca yang ingin menjelajahi perspektif budaya dan kreatif lainnya, saya juga merekomendasikan untuk mengunjungi Babeled, sebuah ruang penuh wawasan unik dan cerita menarik.
ReplyDeleteMón mì đặc sản này thật hấp dẫn và ấm bụng cho những ngày mưa! Để các bé vui chơi tại nhà trong lúc mẹ vào bếp, bố mẹ hãy ghé tomauvip tải ngay bộ tranh tô màu đồ ăn uống chúa miễn phí nhé.
ReplyDeleteWow, Mie Ongklok sounds so delicious! I love how you shared the different versions, especially with the tahu bacem. It makes me want to try it! I bet a good photo of that dish would look amazing if you could upscale image of it for your blog.
ReplyDeleteMie Ongklok Pak Yadi pakai tahu bacem memang juara, apalagi disantap pas hujan. Saya juga biasanya motret dulu sebelum makan, dan belakangan sering pakai Nano Banana Photo Editor untuk bersihin uap dan cahaya biar foto makanannya kelihatan lebih menggugah selera.
ReplyDeleteResep Mie Ongklok Mbak Didi selalu bikin ngiler, apalagi kalau disantap pas hujan. Saya sendiri sering motret masakan di rumah tapi hasilnya sering blur kalau cahaya kurang, untungnya sekarang gampang banget ditajemin pakai Unblur Image jadi foto mie-nya kelihatan menggugah selera. Makasih resepnya, sukses selalu!
ReplyDeleteMie Ongklok with tahu bacem sounds absolutely delicious — I love how Pak Yadi's version adds that extra layer of flavor! The ongklok-ongklok noodle process is such a cool detail too. I'll definitely try this at home and touch up my food shots with AI Picture Editor.
ReplyDeleteHalo Mbak Didi, resep Mie Ongklok Wonosobonya selalu bikin kangen kampung halaman. Saya sendiri sering rekam video waktu masak, tapi hasilnya sering pecah dan kurang jernih, apalagi kalau cahaya dapur redup pas hujan. Setelah coba video upscaler free, video masak Mie Ongklok jadi kelihatan lebih jernih dan detail kuahnya tetap cantik. Terima kasih resepnya, sukses selalu!
ReplyDeleteMie Ongklok dengan tahu bacem memang juara, apalagi pas disantap waktu hujan seperti sekarang. Cara masaknya juga seru, dari proses ongklok-ongklok mie sampai racikan kuah ebi yang kental. Saya biasanya bikin video time-lapse waktu masak untuk di-share, baru-baru ini juga coba TikTok Video Generator untuk bikin konten pendek soal resep-resep tradisional, hasilnya cukup mengejutkan. Terima kasih resepnya, Mbak Didi!
ReplyDeleteThis mie ongklok looks amazing! I love trying different versions. By the way, have you tried the cps test? It's a fun way to test your reaction time while waiting for food to cook.
ReplyDeleteWah, resep Mie Ongklok Mbak Didi selalu bikin ngiler, apalagi detail proses ongklok-ongklok mie-nya yang khas Wonosobo. Saya sendiri sering bikin video time-lapse waktu masak, dan baru-baru ini coba Bernini AI untuk bikin konten video pendek soal resep tradisional, hasilnya cukup mengejutkan. Makasih inspirasinya, sukses selalu!
ReplyDeleteMakasih Mbak Didi, resep Mie Ongklok-nya bikin kangen pulang ke Wonosobo. Bumbu kuah yang pas dan tahu bacem-nya juara banget buat teman makan di hari hujan. Saya coba recook minggu depan, doakan hasilnya mirip punya Pak Yadi ya!
ReplyDeleteWah, cerita Mbak Didi soal Mie Ongklok Pak Yadi dengan tahu bacem-nya benar-benar bikin ngiler, apalagi pas disantap waktu hujan seperti sekarang. Saya sendiri juga sering bikin video time-lapse waktu masak buat di-share, dan baru-baru ini coba pakai motion control ai untuk bikin konten video pendek soal resep tradisional, hasilnya cukup mengejutkan, gerakannya jadi halus dan karakteristik masaknya tetap terasa. Terimakasih resepnya, Mbak Didi!
ReplyDelete