Google Ad

Friday, December 21, 2012

Pisang Ijo Khas Makasar


Kalau punya pisang raja ranum2..rasanya sayang di makan begitu saja...karena pisang raja ini punya cita rasa yang manis dan harum,  sangat enak di buat aneka kue tradisional..salah satunya pisang ijo..khas Makasar ini. Biasanya pisang ijo di sajikan dengan es dan sirup merah..tapi lagi hujan2 gini kok males pakai es gitu..akhirnya di makan anget2 saja..sama buburnya..enak juga lho. Kuncinya asal  pisang rajanya bener2 ranum dan enak..maka pisang ijonya juga akan semakin enak..mau coba..ini dia resepnya..^^

Bahan-bahan/bumbu-bumbu :
100 gram tepung beras
175 ml santan dari 1/4 butir kelapa
1/8 sendok teh garam
25 ml air suji (dari 25 lembar daun suji)( jika tidak ada pakai pasta pandan saja )
1/4 sendok teh air kapur sirih( nggak pake nggak apa2 ,tetep enak..jadi juga )
25 gram gula pasir
3 tetes pewarna hijau tua
5 buah pisang raja, kukus
daun pisang untuk membungkus

Bahan Saus:
250 ml santan dari 1/2 butir kelapa
15 gram tepung beras
50 gram gula pasir
1/4 sendok teh garam
2 lembar daun pandan


Cara Pengolahan :
  1. Aduk rata tepung beras, santan, garam, air suji, air kapur sirih, gula pasir, dan pewarna hijau tua. Masak sambil diaduk sampai meletup-letup.
  2. Ambil daun pisang. Beri adonan. Letakkan pisang raja. Tutup adonan. Ratakan hingga membentuk pisang. Bungkus. Semat dengan lidi.
  3. Kukus 30 menit sampai matang.
  4. Saus, rebus bahan saus sambil diaduk sampai mendidih.
  5. Sajikan pisang hijau dengan saus, sirup merah dan es serut jika suka.

3

Soto Lamongan


Aku paling suka sama soto..mau soto ayam..soto sapi..soto betawi..soto madura..dll semuanya suka. Seger dan enak di makan panas2 pakai sambel yang banyak..:). Kali ini aku bikin Soto ayam aja...sotonya ala lamongan saja yang bumbunya komplit...karena kalau mau bikin soto2 bening kayak soto kadipiro Yogya ..soto seger Solo dll...belum bisa otentik..klau soto Lamongan gini mah udah..bisa enak dan seger..karena bumbunya ya bumbu kayak soto rumahan yang sering di masak ibu dulu. Selamat mencoba..^^

Bahan-bahan/bumbu-bumbu :
1/2 ekor ayam kampung
1.250 ml air
2 batang serai, diambil putihnya, dimemarkan
4 lembar daun jeruk, dibuang tulangnya
1 sendok makan garam
1 sendok teh gula pasir
2 sendok makan minyak untuk menumis

Bumbu Halus:
6 butir bawang merah
3 siung bawang putih
1 cm jahe
1 cm kunyit, dibakar
2 butir kemiri, disangrai

Pelengkap:
25 gram soun, diseduh, ditiriskan
2 tangkai seledri, diiris halus
1 buah tomat, dipotong-potong
2 butir telur rebus
2 sendok makan bawang merah goreng
50 gram taoge
50 gram kol, diiris tipis

Bahan Sambal:
10 buah cabai rawit
4 buah cabai merah
3 siung bawang putih
1/4 sendok teh garam


Cara Pengolahan :
  1. Rebus air dan ayam kampung sampai mendidih. Saring air kaldunya dan didihkan lagi dengan ayamnya.
  2. Panaskan minyak. Tumis bumbu halus, serai, dan daun jeruk sampai harum. Tuang ke rebusan ayam. Tambahkan garam dan gula pasir. Masak sampai matang.
  3. Angkat ayam. Goreng ayam sampai kecokelatan. Suwir-suwir. Sisihkan.
  4. Sambal: rebus cabai rawit, cabai merah, dan bawang putih sampai layu. Angkat. Tambahkan garam. Haluskan.
  5. Sajikan kuah soto dengan ayam suwir, pelengkap, dan sambal.

3

Wednesday, December 19, 2012

Singkong rebus Jawa......


Pagi2 ini kok pengen makan singkong rebus..kebetulan punya stock singkong..langsung dech turun ke dapur..cuma ini bukan singkong rebus ala Thailand yang terkenal itu ya..tapi singkong rebus ala Jawa aja..yang di rebus pakai gulamerah dan sedikit garam, serta daun pandan. Rasanya..enak..gak kalah kok sama singkong Thailand yang udah ngetop seantero dunia..cuma kalah ngetop aja ya..hihi. Biar rada keren di siram saus2 an segala..sausnya sich cuma santan kental yang di rebus sama pandan..sdkt garam dan di kentalkan dengan tepung maizena..jadi tambah gurih dech rasanya. Di makan pagi2 pas mendung2 gini..hangat2 kok ya enak banget..hehe.

Mau coba..ini dia resepnya..:

Bahan:
1 kg singkong, kupas, potong-potong
1/2 sendok teh garam
2 lembar daun pandan
1.500 ml air
 250 gram gula merah

Bahan Saus:
250 ml santan, dari 1 butir kelapa
1/2 sendok teh garam
1 lembar daun pandan
1/2 sendok makan tepung sagu dan 2 sendok makan air, larutkan, untuk pengental


Cara membuat:
  1. Rebus singkong, gula merah , garam, daun pandan dalam air sampai matang dan empuk
  2. Masak  sampai matang dan singkong empuk , serta gula meresap
  3. Saus: rebus santan, garam, dan daun pandan sambil diaduk sampai mendidih.
  4. Kentalkan dengan larutan tepung sagu. Masak sampai meletup-letup.
  5. Sajikan bubur singkong dengan saus.
2

Tuesday, December 18, 2012

Yukk bikin Bakpia Pathuk khas Yogya sendiri.......



Tiba2 pengen makan  bakpia pathuk kemaren..ya udah buat aja..toh gak susah..sudah punya resep yang pas pula. Resep kulit masih sama kayak resep kulit bakpia telo ku yang pernah ku posting sebelumnya, Cuma kali ini pakai isian kumbu kacang hijau, jadi otentik rasa bakpia pathuknya. Aku sudah sreg dengan resep hasil coba2 ku ini..kulitnya otentik..lembut dan tidak ngeprul..udah sama kayak bakpia pathuk asli Yogya sana..yang mau coba..silahkan..ini ku tulis ulang resepnya ya..selamat mencoba..jadi nggak musti jauh2 ke Yogya kalau mau makan bakpia..bikin sendiri aja..lebih enak..karena bisa sesuai selera isinya..^^

Tapi bakpia ku kali ini sedikit kelamaan tadi manggangnya , karena ngoven sambil  ngerjain hal lain, jadi pas mateng hasilnya agak krispi kulitnya..tapi tidak masalah, jika terjadi seperti itu pas membuat bakpia , dan ingin hasil kulitnya tetep lembut, ada triknya..pas bakpia masih panas..segera masukkan ke wadah yang ada tutupnya, lalu tutup rapat..otomatis kulit bakpia akan melembut dengan sendirinya..seperti aslinya..atau diamkan sehari semalem di suhu ruang..esok hari kulit bakpia sudah lembut dan tidak krispi lagi.



Bakpia Pathuk

Bahan2 kulit lapisan pertama :

• Tepung terigu protein sedang 125 gram
• Tepung terigu protein tinggi 65 gram
• Gula pasir 2 sendok makan
• Garam 1/2 sendok teh
• Air kurang lebih 100 ml
• Minyak sayur 200 ml ( kurang lebih 50 ml untuk adonan, sisanya untuk merendam )
Bahan lapisan kulit kedua :

• Tepung terigu protein sedang 65 gram
• Minyak sayur 25 ml
• Margarin 1/2 sendok makan
 

 Cara membuat  :

1. Bahan lapisan ke 2 : campur semua bahan, aduk rata dan sisihkan.
2. Bahan kulit lapisan pertama : Panaskan air, masukkan gula. Aduk hingga rata dan gula larut.   Campur terigu dan garam. Tuangi air larutan gula lalu uleni hingga rata.
3. Tuang minyak sayur , kira2 aja 50 ml, jika sudah kalis..tidak usah di habiskan minyaknya,  uleni hingga adonan kalis.
4. Ambil adonan seberat kurang lebih 5 gram. Tipiskan adonan, ambil sedikit adonan lapisan kedua. Ratakan pada permukaan adonan secara merata.
5. Lipat seperti amplop lalu satukan ujung-ujungnya ( bulatkan ).
6. Masukkan bulatan adonan dalam sisa minyak, diamkan selama 15 menit. (jangan kelebihan ya waktunya..nanti hasil kulitnya jadi terlalu renyah kalau kelamaan di rendam )
7. Pipihkan adonan sampai agak tipis, isi dengan adonan isi. Betuk bulat pipih, panggang sampai matang, kurang lebih 15 menit , balik, panggang lagi sebentar sampai matang semua sisinya.



Bahan dan cara membuat isi kumbu kacang hijau :

Bahan Isi:
250 gram kacang hijau kupas, direndam 1 jam
200 gram gula pasir  ( atau sesuai selera ,kalau aku suka yang tidak terlalu manis )
1/8 sendok teh garam
50 ml santan dari 1/4 butir kelapa, daun  pandan 2 lembar
Cara Membuat :
Kukus kacang hijau 30 menit lalu haluskan. Tambahkan gula, garam, dan santan, dan daun pandan. Masak sambil diaduk hingga kering. Angkat dan dinginkan.





76

Monday, December 17, 2012

Bolu Pandan


Akhirnya cobain juga bolu pandan....resep dari Bu Ambar di  langsungenak...dari referensi teman2 yang udah coba sich bilang enak....terus semakin penasaran....kok di bilang kuenya kalau di potong bunyi krenyes2..hihi..ada2 aja. Setelah coba buat..ternyata....bunyi kreyes2 tuch cuma bagian luar yang kering aja....mungkin karena suhu oven yang panas....aku pakai 200 C....soalnya oven ku ruangan dalemnya lega dan besar....klu suhu biasa kok gak mateng2....hehe....dan adonan juga mengandung santan kental ya....jadi hasil kulit luarnya bisa kreyes2 garing gitu, tapi dalam kuenya sich....tetep moist dan empuk ngembang gede pula..sampai loyang tulban biasa sisa adonannya. Over all.....enak dan layak di coba....buatnya juga gampang dan  simple bahan2 nya....plus pakai santan....jadi kuenya jadi lebih gurih..mau coba....ini dia resepnya...

BAHAN :
  • 6 butir Telur
  • 1 sdt Ovalet
  • 225 gr Gula Pasir
  • 250 gr Tepung Terigu campur dgn
  • 1 sdt Baking Powder
  • 150 ml Santan campur dgn
  • 50 gr Mentega cair
  • Tambahkan sedikit Garam & Pandan Pasta


CARA MEMBUAT :
  1. Kocok Telur, Gula dan Ovalet smp mengembang dan kental.
  2. Masukkan Tepung Terigu, kocok kecepatan rendah sampai tercampur rata.
  3. Lalu masukkan campuran Santan Mentega dan Pandan Pasta, aduk rata.
  4. Tuangkan kedalam loyang yg telah di olesi mentega dan taburi tepung.(jika pakai loyang bulat  loyangnya usahakan yang tinggi 10 cm..karena kue ini ngembang gede..atau pakai loyang yang lebar..)
  5. Panggang sampai matang.
Ini bolunya tuch sebenernya ngembang bagus dan lembut..tapi pas mau di foto di potong2 Yodha..tuch,..jadi ancur..hihi..

39

Wednesday, December 12, 2012

Kerang hijau saus lada hitam

Wah..dipasar lagi murah nich kerang hijau yang besar2 gini..jadi sering beli dech..walaupun aku gak boleh makan kerang..karena lagi hamil..tapi karena suami suka banget ya tetep masak..^^. resep sama ya..kayak bikin kepiting lada hitam..aku pakai 1/2 kg aja kerangnya ini..udah cukuplah buat suami di makan sendiri.

Yang mau coba..resep klik di sini ya..di postinganku tentang kepiting lada hitam..Saus lada hitam ..selamat mencoba...Oh ya..jangan lupa di rebus dulu kerangnya ya..pakai sedikit garam dan geprekan jahe biar nggak amis..

Ngomong2 soal kerang hijau ini di grup Fb sama teman dari Malaysia..katanya di sana kerang hijau gini bisa di awetkan juga lho..di jadikan penyedap..seperti ebi gitu. Cara buatnya juga sama kayak ebi..di rebus dulu..terus di ambil daging kerangnya..terus di jemur hingga kering..katanya sich..bisa tahan sampai setahun gitu..dan bisa di jadikan penyedap masakan ..kapan2 coba ahh..


5

Rempeyek Udang


Dulu..rempeyek yang ku kenal dari jaman kecil adalah rempeyek bentuk bulat dan agak tebal gitu...terbuat dari tepung beras asli semua. Di Yogya rempeyek merupakan menu wajib untuk bancakan pas ada acara hajatan..jadi..kalau mau ada hajatan..dulu..ibu2 bergotong royong menumbuk beras jadi tepung untuk di buat rempeyek..hehe..soalnya kan dulu belum musim tepung isntan dan tempat penggilingan tepung kayak sekarang. Tapi justru karena semua hand made..tepung nya juga fresh..rasa peyek jadul tuch enak banget..khas lah pokoknya. Beda sama rempeyek jaman sekarang ya...yang trendnya tidak bulat dan bentuknya tidak beraturan..lebih tipis dan tekture lebih renyah..karena di tambah tepung lain dan pemakaian telur juga. Ok..kita buat rempeyek jaman sekarang aja yukks..soalnya kalau rempeyek jadul..kalau nggak ahli bener malah keras hasilnya..kalau rempeyek modern ini..di tanggung jadi dan enak dech..renyah dan gurih hasilnya..isi,selain udang bisa di ganti kacang tanah..kacang hijau dan lain2 sesuai selera ya..
Rempeyek Udang
Bahan-bahan :
250 ml santan dari 1/4 butir kelapa
1 kuning telur, dikocok lepas
150 gram tepung beras
50 gram tepung sagu
5 lembar daun jeruk, dibuang tulang daunnya, diiris halus
100 gram udang segar ukuran kecil
1 sendok teh garam / bumbu kaldu instan
minyak untuk menggoreng

Bumbu Halus:
4 siung bawang putih
1/ 2 sendok teh ketumbar
2 cm kencur
Cara membuat:
Campur santan dan telur sampai rata.  Sisihkan.
Campur tepung beras, tepung sagu, dan bumbu halus. Aduk rata.
Tuang campuran santan ke dalam campuran tepung sedikit- sedikit sambil diaduk rata.
Ambil satu sendok sayur adonan rempeyek. Taruh udang / kacang di atasnya.
Goreng di pinggir wajan sampai melebar.
Siram-siram dengan minyak sampai rempeyek lepas. Goreng sampai matang.

3

Combro isi tempe



Lagi pengen combro..tapi cari oncom susah di sini...gak kurang akal..ganti sama tempe saja...enak juga lho..tapi namanya jadi apa ya..kan kalau *Combro* artinya kan oncom di jero....yaitu makanan yang ada oncom di dalamnya..kalau isi tempe..jadinya.....*Tembro* ya..hihi. Untuk bikin combro yang enak..pilih singkong yang bagus ya..cirinya..kulit ari bagian dalam berwarna pink dan kalau di kelupas..mudah...tinggal di belah..trus di tarik kulitnya akan ngelothok atau ngelupas sendiri..nah itu pasti singkong yang enak..bagus dan keset / tidak  berair klu di buat kue2 atau jajanan. Ok..selamat mencoba Tembro ala aku ya..^^

Combro isi tempe


Bahan :
500 gram singkong, kupas dan parut halus
1 batang daun bawang, iris halus
2 siung bawang putih
¼ sendok teh ketumbar
Garam 1 sendok teh
Gula pasir 1 sendok teh


Bahan isi :
150 gram tempe
3 siung bawang merah
1 siung bawang putih
Cabe merah 3 buah
Kencur 1 cm
Daun jeruk 2 lembar
Daun salam 1 lembar
Garam / bumbu kaldu instan dan gula merah secukupnya.
Air kurang lebih 500 ml


Cara Membuat :
Haluskan bawang putih dan ketumbar, campur dengan singkong parut, daun bawang dan bumbu lainnya, aduk rata.
Potong tempe kecil2,sisihkan.
Haluskan bawang merah, bawang putih, cabe dan kencur. Tumis hingga harum, masukkan tempe, daun jeruk dan daun salam, serta garam / bumbu kaldu dan gula. Masak sampai tempe matang dan kering , cicipi rasanya sampai pas..gurih, pedas dan sedikit manis ( seperti orek tempe ). Dinginkan.
Ambil 2 sendok adonan combro, isi dengan tempe yang sudah di bumbui. Bentuk lonjong sambil di kepal2 hingga padat. Goreng sampai kuning keemasan. Sajikan hangat.


Isian tempenya seperti ini nich..





1

Tuesday, December 4, 2012

Urap Megana Khas Yogya


Tiba2 kangen urap Megana khas Yogya buatan Ibu…..megana lagi ?..iya..tapi ini bukan *megono* Pekalongan kayak yang ku buat beberapa waktu kemaren. Megana Yogya ini..mirip urap atau kuluban sayuran....tetapi bumbunya yang berbeda. Kalau bumbu urap biasa di kukus....bumbu urap Megana ini di gongseng....atau di masak sampai kering. Bumbu2nya juga lebih komplit.....jadi tentu saja lebih kaya rasa , sedep dan gurih. Hujan2 gini.....di makan pakai nasi hangat , telur pindang dan tempe goreng saja ..kok ya sudah nikmat banget.....oh ya….bumbu urap megana ini juga cocok buat Ibu2 yang tidak punya banyak waktu untuk masak….karena lebih tahan lama…..bisa di simpan di kulkas, kalau mau makan tggl rebus sayuran dan bumbu di panaskan dgn cara di gongseng lagi sebentar..selamat mencoba.

Kalau di Yogya...urap megana ini biasanya di sajikan di upacara2 tradisonal dan menu wajib hajatan tertentu ya. Kalau ibuku..masaknya di bikin kayak tumpeng gitu. Jadi setelah bumbu2 dan urapannya jadi.....lalu di bentuk tumpeng nasi ..dengan di lapis2 sayuran dan bumbunya, setelah itu di kukus sebentar di kukusan kerucut dari anyaman bambu gitu....tapi kalau sekarang ya....praktisnya aja....ya....langsung di urapin ke sayurnya....jadi bisa di makan sesuai kebutuhan, jika masih sisa bumbunya....simpan di kulkas..^^

Di Yogya mungkin masih ada ya beberapa warung tradisional yang menjual urap megana ini..atau mungkin di pasar2 tradisional. Tapi kalau setiap bulan puasa ..menu ini selalu ada di pasar kampung ramadhan di Kauman. Tapi daripada menunggu puasa..ayo..bikin sendiri di rumah..tidak susah kok. Dengan mencoba dan mengenali warisan kuliner.....yang udah mulai langka ini...akan memperkaya pengetahuan kuliner kita lho..^^

Oh ya..resepnya aku coba punya Mba Nina dari Web  langsungenak….cuma minus pete dan daging….tetep sedeep kok.

Urap Megana Khas Yogya
BAHAN:
2 bh kelapa agak muda, parut
500 gr tetelan daging sapi, rebus, potong kecil-kecil
1 lt kaldu daging
5 lbr daun salam
2 ptg lengkuas
5 lbr daun jeruk
3 bh sereh
1 sdm rebon
1 potong tempe semangit, potong dadu
1 papan petai, kupas, iris-iris tipis
20 bh cabai rawit merah
gula jawa secukupnya
3 sdm minyak goreng
BUMBU dihaluskan:
10 bh cabai merah
15 siung bawang merah
10 siung  bawang putih
1 1/2 sdt ketumbar
10 bh kemiri
garam secukupnya
KULUPAN SAYUR:
Bayam, siangi
Kacang panjang, potong-potong sepanjang 3 cm
Taoge, siangi
Kol, iris kasar
Wortel, iris kecil2

CARA MEMASAK:
  • KULUPAN SAYUR: rebus semua sayur hingga matangnya cukup, tiriskan, sisihkan.
  • Tumis bumbu halus hingga harum.
  • Masukkan parutan kelapa, daging tetelan, dan tuangi kaldu daging, biarkan mendidih.
  • Masukkan daun salam, lengkuas, daun jeruk, sereh, rebon, tempe semangit, petai, gula jawa, dan cabai rawit utuh.
  • Aduk-aduk kelapa hingga air habis. Teruskan menggongseng kelapa ini hingga berwarna kecokelatan.
  • Sajikan dengan mengurapkannya pada kulupan sayur.

TIPS & TRIK:
  • Terus bolak-balik kelapa ketika menggongseng, karena bagian bawah potensial gampang gosong dan berkerak.
  • Sayur kulupan sesuaikan saja dengan selera.
  • Lebih nikmat disajikan dengan potongan telor pindang, ayam goreng,dll

  • Resep telur pindang :


    6 butir telur ayam
    12 lembar daun jambu biji / daun jati ( aku nggak pake )
    segenggam kulit bawang merah bagian luar yang bersih
    2 cm lengkuas, memarkan
    3 lembar daun salam
    1/2 sendok makan garam , gula merah secukupnya
    1.500 ml air
    Cara :
    Telur pindang, rebus telur ayam, kupas, lalu rebus kembali dgn kulit bawang merah, lengkuas, daun salam, garam, dan air, gula  sampai matang dan telurnya berwarna kecoklatan.


1

Google Ad

Visit Our You Tube Channel