Main Menu

Tuesday, December 1, 2015

Iwak Pe Sambal Kemiri


Wah..cepet banget waktu berlalu. Tadi pagi-pagi sudah ke pasar, terus masak resep kiriman Give away..sudah sarapan enak pakai menu baru. Mau posting..eh masih ada tugas packing harian yang menumpuk..akhirnya..kerja dulu..baru selesai jam segini. Jadi menu ini sebenernya menu sarapan tadi pagi..tapi mungkin akan jadi menu makan siang juga..hihi..karena belum sempat masak lagi. Tapi menu ini enak sekali..aku suka. Menu sederhana yang di tanggung bakalan ngabisin nasi..:D

Resep ikan kali ini kiriman mba Fitri yang asli Pati. Nama menunya..Iwak Pe Sambal Kemiri. Beneran..masak ini nggak pakai lama..langsung dech bisa di santap hangat-hangat dan nikmat rasanya. Iwak Pe..atau ikan pari asap, adalah bahan makanan olahan ikan asap yang melimpah di daerah Semarang, dan sekitarnya, termasuk daerah asalnya yang banyak menu dari iwak pe asap ini ya daerah Pati memang. Di sana terkenal dengan mangut iwak pe atau ndas manyungnya yang super pedas. Kalau di masak mangut..aku sudah terlalu sering. Karena sejak pindah ke Semarang, menu itulah yang paling aku kenal dan sering masak atau makan. Makanya..kadang aku mati gaya jika mengolah iwak pe atau manyung, palingan yaa di mangut dengan berbagai versi, sambal goreng, dl yang bersantan.

Jadi begitu mba Fitri kirim resep berbahan iwak pe versi lain, aku langsung penasaran ingin mencobanya. Iwak Pe itu enak sekali. Apalagi jika bagian sirip yang banyak tulang mudanya itu enak di *kremus...haha. Lumayan nambah pasokan kalsium buat tubuh. Aku lebih suka iwak pe atau ikan pari asap di banding iwak manyung asap yang cenderung *sepo ( tawar ). Kalau iwak pe yang ikan pari itu gurih dan banyak lemak. Aroma asapnya yang khas, sangat menggoda. Kadang kalau beli di pasar..suka tak ciumin dulu kalau beli iwak pe..haha. Maksudnya biar dapat yang segar gitu. Jadi kalau beli iwak pe atau manyung asap di pasar, ciumlah aromanya teman-teman. Jika aroma sangit / asapnya segar, itu  berarti masih baru. Selain itu jika masih baru, makan warnanya akan mengkilat cantik, dan masih keset, jika di pegang. 

Waktu masak tadi....aku sudah siap dan matang, mba art ku bilang..kok nggak di goreng bu...enak lho di goreng jika di makan pakai sambal..katanya. Aku bilang..cuma di kukus aja resepnya. Terus mba artku bilang..kalau di makan pakai sambel enakan di goreng bu. Baiklah..aku coba..sebagian aku kukus bentar..sebagian aku goreng. Memang enak yang di goreng lebih gurih. Jadi..bisa sesuai selera ya teman-teman.  Jika resep mba Fitri lebih sehat, iwak pe nya cuma di kukus sebentar hingga hangat, atau bisa juga di goreng, jika kita ragu, apakah iwak pe asapnya sudah benar-benar matang waktu di asapkan. Jika belum memang kadang ada aroma jejak amis ikan mentah. jadi jika mau di kukus sebentar, pilihlah iwak pe yang benar-benar matang ya teman-teman proses pengasapannya....tandanya, tidak ada bagian yang berwarna merah ikan mentah atau aroma amis tercium.


Tapi..mau di goreng atau di kukus, semua enak..di nikmati pakai nasi hangat kemepul. Sambal kemiri, ternyata enak ya teman-teman. Dari dulu aku mau coba ragu-ragu, karena biasa buat masak aja. nah..setelah mencoba tadi kok aku jadi suka ya..enak banget. Apalagi aku ikutin apa saran mba Fitri..sambalnya pakai terasi Juwono..atau terasi Juwana yang enak. Oh ya pasti mba..aku kan jualan Terasi Juwana..hihi. Tapi beneran mantap sich memang sambelnya ini..jika pakai terasi Juwana..nggak perlu penyedap..udah sedep banget sambelnya..dan dua centong nasi pun melayang..hahah. Jika teman-teman nanya..kok enak semua resep yang di kirimkan teman-teman. Ya memang enak sich..kan udah aku seleksi dan uji coba, kadang-kadang ada sedikit bumbu yang aku sesuaikan seleraku, misal sambal ini, aku tambah cabai rawitnya biar tambah mantep pedasnya..ya seperti itulah..akhirnya jika sudah terhidang di meja makanku ya enak semua..haha. Suamiku aja biasanya nggak suka ikan patin, kemaren aku masak botok ikan patin, komen..enak..nggak amis. Jadi..begitulah...tetep masaknya dengan sentuhan tangan dan selera Diah Didi's Kitchen..hihi.

Okeh dech...yang mau coba menu simple ini..silahkan ya teman-teman. Ikan asap bisa di ganti ikan asap  apa aja ya...jika kurang suka iwak pe. Yang belum tau iwak pe seperti apa....seperti ini nich fotonya :



Iwak Pe Sambal Kemiri ( Resep Kiriman mba Fitri dari Pati )

Bahan :
5 potong iwak pe
7 buah cabai keriting
5 cabai rawit merah ( tambahanku sendiri )
5 butir kemiri, goreng
1/2 sendok teh gula pasir
1/4 sendok teh garam
1 sendok teh terasi Juwana bakar
1 buah jeruk limau

Cara membuat :
Kalau aku, iwak pe tetep aku cuci dulu sebentar, soale di pasar kan di pegang-pegang banyak orang..hihi.
Habis di cuci, aku lumuri sedikit garam agar nggak anyep ( tawar )
Terus aku kukus bentar. Separo aku goreng juga tadi, atas saran artku
Untuk sambal, tinggal di ulek semua bahan sambal, cabai, kemiri, terasi, garam, gula, Kucuri air jeruk limau secukupnya. Koreksi rasa
Sajikan bersama iwak pe kukus atau panggang
Yummy beibeh..! 







4 comments:

  1. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  2. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  3. sepertinya enak ya, ikan asap dicocol sambel.. blm pernah nyoba sambel kemiri..

    oh iya, jual kecap manis juga gak, mbak? kecap manis dari semarang enak sekali.. kental.. rempahnya terasa..

    ReplyDelete
  4. Gak bakai bawang atau brambang ya bun ?

    ReplyDelete