Main Menu

Friday, June 27, 2014

Sayur Kalakan Khas Pacitan



Sayur Kalakan...mungkin menu ini terdengar kurang familiar ya teman2 di telinga kita..beda sama menu2 tradisional lain. Masakan ini adalah masakan khas Pacitan Jawa Timur. Menu ini biasa di sandingkan dengan nasi tiwul. Ketemu menu ini..biasa..hasil bongkar bongkar tabloid lama juga..dan liat liputan tabloid saji tentang menu ini di rubrik plesiran atau wisata kuliner gitu. Setelah aku baca2 bahannya..lho..kok mirip dengan mangut Jawa Tengah ya..cuma beda di penampilan aja..ikan asapnya di sundukin gitu alias di tusuk lidi gitu. Bedanya..sayur kalakan ini pakai bumbu kemiri dan kunyit juga..sedang mangut bisa pakai bisa juga tidak..dan kadang malah cenderung warna pucat karena bumbu2nya cuma di iris dan pakai santan encer. Kalau sayur kalakan ini bumbunya lebih kental dari mangut Jawa Tengah..kuning kemerahan gitu.

Nggak puas..liat resep di tabloid..buat pembanding..aku browsing dech di internet tentang sayur ini..walau cuma sedikit yang mengulas..tapi ada beberapa juga ternyata tulisan mengenai sayur ini. Dan ternyata..aslinya di Pacitan sana..pakai daging hiu asap..hah..?..Hiu..?..Wah..serem juga ya..daging ikan hiu segede itu di asapin..hihi. Tapi ndak ding..katanya di Pacitan sana..udah dalam bentuk potongan kecil2 juga ikan hiu asapnya. Tapi..kasian juga ah..kalau pakai daging ikan hiu..ntar bisa di marahin Yodha aku..hihi..dia kan pecinta hiu..paus..dkk..tiap hari tontonannya Animal Planet dan Nat Geo Wild..dan paling suka ikan luat yang gede2 tuch Yodha..hihi. Akhirnya daku pakai ikan manyung asap saja..yang memang banyak di Semarang..hihi. Enak juga kok.

Oke dech sekian dulu ya..cerita tentang sayur Kalakan ini teman2..sekarang yukk simak resepnya ya..tapi takaran bumbu2nya sesuai seleraku ya. Kalau masak sayur ikan asap ini memang paling nikmat jika di masak pedas..namun jika kurang suka pedas..cabai bisa di sesuaikan selera masing2 ya..jika mau mencoba..^^
Sayur Kalakan

Bahan :
5 potong ikan asap ( apa aja boleh..ikan hiu..hihi..atau pari, manyung..dll )
2 lembar daun salam
2 cm lengkuas, memarkan
6 buah bawang merah, iris tipis
3 siung bawang putih, iris tipis
5 buah cabai merah , iris tipis
5 buah cabai rawit merah, iris serong
1/2 sendok makan gula merah ( sesuai selera )
1/2 sendok teh kaldu ayam ( optional )
Garam sesuai selera
Santan 800 ml

Bumbu halus :
2 buah bawang merah
1 siung bawang putih
2 cm kunyit
3 butir kemiri sangrai
1 cm kencur
5 cabai merah 

Cara membuat :
Tumis bawang merah dan putih, hingga layu dan harum, masukkan bumbu halus, tumis kembali hingga benar2 matang, masukkan cabai iris, aduk hingga cabai layu. Masukkan santan dan bumbu2 lain. Tunggu hingga mendidih, lalu masukkan ikan asap. Masak sambil sesekali di aduk dengan api kecil hingga kuah meresap ke bahan dan santan berkurang. Koreksi rasa. Sajikan hangat dengan nasi tiwul atau nasi putih biasa.

Karena kuah dan bumbu banyak..aku masukin tahu kulit sekalian..hihi..enak juga lho teman2..jadi sayur kalakan tahu..kuahnya sedep meresap ke tahu pong.


5 comments:

  1. mbayangin ikan hiu segede rumah diasapin kok serem ya hihi...ternyata sudah dipotongin kecil-kecil to. Seandainya aku dikasih hiu asap, paling juga jiper mau makannya. Perasaan yang muncul antara serem dan kasian. Predator di laut paling ganas pada akhirnya kok nangkring di meja makan untuk dicaplok menungso yo....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihi..iya mba Rina..aku ki yo kasian..soalnya sering liat Nat Geo Wild yang membahas hewan2 laut besar gitu sama Yodha..ih mereka tuch semakin punah saja akibat ulah manusia..kalau hiu..selain di ambil siripnya..buat di makan..juga dagingnya ya ternyata..hihi..Paus di ambilin minyaknya..nggak tega emang..aku suka ikan yang kecil2 aja dech yang masih byk jlhnya di laut ya..hihi.

      Delete
  2. Wahh...sayur khas daerahku ini, Pacitan..Makannya emang enak pakai nasi thiwul..Kalo aku sukanya nasi thiwul diguyur sayur dulu,dibiarin beberapa saat biar agak2 lembek,bari dimakan...Hmmm... Oh iya, kalo daging hiu yang diasapin itu kami nyebutnya "Iwak Jengkelong"..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah..mskh infonya Mba rizka..aku belum pernah makan ikan hiu Mba..hihi...tekturenya gmn mba ?

      Delete
  3. Hai mba...kebetulan aku asli Pacitan dan mertua saya pemilik warung makan di Pacitan. Ikan kalakan memang biasanya berasal dari ikan hiu (bahasa lokal: kelong), tapi kalo lagi nggak ada kelong biasanya pake ikan pari (tapi tetep favorit hiu) trus dimasak bumbu pedas. Saran saya kalo mau mengganti jenis ikan jangan pake ikan manyung (nama lainnya jambal roti ya?), karena beda kelas. Kalo dalam taksonomi, ikan hiu masuk kelas Elasmobranchi alias bertulang rawan (punya khas bau pesing) sedangkan ikan manyung masuk kelas Siluriformes yg termasuk ikan bertulang sejati (seperti umumnya ikan). Sebenernya sih ikan hiu dilindungi,,tapi dalam hal penangkapan di laut, penduduk setempat punya kearifan lokal sendiri (bukan yg diburu dlm jml besar).

    ReplyDelete